EkonomiLumajang

Lumajang: Optimalisasi Kartu Tani Dan Pembiayaan Pertanian


Ket foto : sambutan Bupati saat sarasehan
Lumajang, Wartapos.id – Sarasehan bedah kinerja pertanian yang bertemakan “Optimalisasi Kartu Tani dan Pembiayaan Pertanian” yang diselenggarakan di gedung  dr.Soedjono Lumajang kamis (8/2) dibuka oleh Bupati Lumajang dan dihadiri oleh Direktur Pembiayaan PSP Kementerian Pertanian RI, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Lumajang.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M. Ag.,  menyampaikan, bahwa petanian adalah salah satu sumber kehidupan yang lahanya yang subur harus dipertahankan. Bupati sangat mengapresiasi kinerja petani serta kerjasama antara petani dengan TNI.
“Hasil kerja Petani Kabupaten Lumajang, ternyata bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam daerah saja, namun, juga dalam memasok kebutuhan rakyat Indonesia, hal itu perlu disyukuri terhadap hasil kinerja petani”, Ungkapnya.
Bupati mencontohkan,  produksi dari pisang mas kirana, harus ditingkatkkan dengan memanfaatkan teknologi pertanian dan menggunakan sosial media. Bupati meminta kepada petani agar produk pertanian diberi cap produk, untuk meningkatkan nilai tambah  Dengan begitu,  diharapkan hasil pertanian Lumajang semakin eksis dan makin dikenal.
Disamping itu, perlu kedisplinan dan intensifikasisi untuk lahan pertanian tetap dilakukan.
Bupati mengajak agar seluruh Gapoktan (Gabungan Kelompok Petani) sungguh-sungguh melakukan hal tersebut. Namun, yang tak kalah pentingnya, adalah menyiapkan anak-anak agar tertarik mengelola pertanian dengan teknologi yang bagus. Dalam kesempatan tersebut, bupati menyerahkan kur tani, polis autp, klaim autp, corn planter, dan cultivator kepada beberapa gapoktan.
Direktorat Pembiayaan Pertanian Kementan RI, Ir. Ika Purwani, M.Si mengapresiasi hasil kinerja Kepala Diperta Kabupaten Lumajang. Ia juga menjelaskan masalah evaluasi pelaksanaan kegiatan direktorat pembiayaan pertanian tahun anggaran 2017.
Ia pun menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian RI siap mendukung apa yang diinginkan oleh petani, utamanya dalam bentuk menyusun program yang berpihak pada petani.
Ir. Paiman selaku Kepala Dinas Pertanian  Kabupaten Lumajang, melaporkan hasil kerja pertanian ini merupakan kerjasama instansi maupun lembaga yang terkai, baik  pemerintah daerah, TNI, bahkan Polri. Lebih lanjut, ia melaporkan hasil komiditi pertanian di Lumajang di tahun 2017 memiliki padi tercapai 121,51%, jagung, kedelai, cabe, salak, bawang putih, pisang, dan alpukat sudah mencapai target, bahkan lebih.
Sedangkan di bidang perkebunan, produk unggulan kolesem (kopi lemongan semeru) sudah memiliki branding logo kolesem dan sudah dilaporkan kepada Presiden RI.
Untuk di bidang swasembada daging, target ib tahun 2018 mencapai 74.000 ekor. Anggaran untuk mendukung pertanian di Kabupaten Lumajang, yakni dari APBD tahun 2018 sebesar Rp. 24.434.090.000,00.
Sedangkan dari APBN/APBN Provinsi Jatim sebesar Rp. 29.247.879.000. Sebanyak 120.000 petani Lumajang wajib ber kartu tani dan sudah 81,06% terpenuhi  (Nzr*).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button