JatimLumajangPemerintahan
Pengembangaan Kepariwisataan Di Kawasan Bromo Tengger Semeru

Lumajang, Wartapos.id Konsultasi Publik Rencana Pengembangan Kepariwisataan di Kawasan Bromo Tengger Semeru yang masuk wilayah Kabupaten Lumajang, digelar di Hall Hotel Gajahmada Lumajang, Selasa pagi (19/12/).
Kawasan Bromo Tengger Semeru, bakal menjadi destinasi wisata yang menggiurkan bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, kawasan itu, akan dikelola secara lebih professional.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Agus Widarto, MM., menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut sebagai wadah untuk diskusi mencari solusi, khususnya dalam pengembangan Kepariwisataan di Kawasan Bromo Tengger Semeru.
Dikatakannya, Pariwisata merupakan salah satu industri strategis. Sektor Kepariwisataan dapat mendorong terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan kwalitas masyarakat dan menambah rasa cinta tanah air, khususnya terhadap nilai nilai budaya bangsa, sebagai instrumen pelestarian lingkungan.
Asisten menekankan, bahwa untuk memudahkan pelaksanaan pengembangan Kepariwisataan diperlukan kerjasama antar stake holder yang ada.
Asisten menekankan, bahwa untuk memudahkan pelaksanaan pengembangan Kepariwisataan diperlukan kerjasama antar stake holder yang ada.
Konsultasi publik hari ini mengkhususkan di destinasi B29 dan Ranupane. Hal tersebut berkait dengan adanya bantuan Pemerintah Pusat dalam Pengembangan kawasan tersebut. Diharapkan, di akhir kegiatan ini terdapat kesepakatan dukungan terhadap pengembangan Kepariwisataan di B29 dan Ranupane, sehingga dapat memudahkan dan melancarkan pelaksanaan pengembangannya.
Ketua panitia Kabid fisik dan prasarana pada BAPPEDA Kab. Lumajang Ir. Reuni Wulan Andai, MSi., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari unsur perwakilan OPD dan masyarakat yang terkait.
Konsultasi Publik berlangsung selama 1 hari itu, menghadirkan nara sumber 1. Kepala BAPPEDA Kab. Lumajang.2. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Lumajang.3. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan 3. Direktur Pembangunan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR.
Kegiatan itu, sebagai tindak lanjut rencana kerjasama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lumajang (nzr*)



