JatimNganjukPemerintahanPendidikan

SMAN 1 Tanjunganom Gelar Vaksin Booster Untuk Pegawai Dan Guru

 

Nganjuk, Wartapos.id -Untuk menjaga dan mempertahankan reaksi imunitas tubuh dalam melawan virus Corona terutama setelah mendapatkan vaksin covid 19 dari dosis ke – 1 dan ke – 2 , SMAN 1 Tanjunganom menggelar vaksin ” Booster ” Kamis ( 27/1/22 ) yang di ikuti oleh seluruh pegawai, guru SMAN 1 Tanjunganom , staf dan SMP 1 Tanjunganom, serta Smkn1 Tanjunganom.

Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjunganom Sigit Tri Tjahyono, S.Pd, M.Si melalui Waka Humas SMAN 1 Tanjunganom Jarwaton mengatakan kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu wujud nyata SMAN 1 Tanjunganom dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona, diharapkan dengan tervaksinasinya seluruh Guru, karyawan, pegawai SMAN 1 Tanjunganom dapat mencegah dan menekan penyebaran covid 19 di lingkungan sekolah utamanya di kabupaten Nganjuk.

Setidaknya terdapat 3 alasan penting untuk segera mendapatkan vaksinasi booster. Manfaat vaksinasi booster pertama yaitu meningkatkan kembali efektivitas vaksin. Hal ini karena adanya kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak 6 bulan pasca vaksinasi, terutama di tengah kemunculan varian-varian covid-19 baru termasuk Omicron. Merujuk studi meta analisis dan analisis regresi oleh Fekin dkk tahun 2021, diketahui bahwa efektivitas 4 vaksin yang sudah mendapatkan EUL dari WHO mengalami penurunan aktivitas sebesar 8% dalam 6 bulan terakhir pada seluruh kelompok umur. Dalam kurun waktu yang sama kepada orang dengan usia 50 tahun keatas, terjadi penurunan efektivitas vaksin sebesar 10% dan 32% untuk mencegah kemunculan gejala.

Manfaat vaksinasi booster kedua, yaitu sebagai bentuk usaha adaptasi masyarakat hidup di masa pandemi COVID-19 demi kesehatan jangka panjang. Dan ketiga, memenuhi hak setiap orang Indonesia untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

Secara tidak langsung manfaat vaksin booster akan berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi. Pasalnya, dengan kondisi kasus yang dapat ditekan, maka hal ini dapat mencegah kemunculan gelombang baru. Sehingga aktivitas masyarakat akan semakin flexsibel dengan catatan tetap berada dalam koridor penerapan protokol kesehatan ketat. Kebijakan PPKM diterapkan dengan prinsip semakin terkendali kasus COVID-19 , maka aktivitas masyarakat juga bisa semakin produktif.

Adapun prosedur pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini di mulai dari pendaftaran skrining kesehatan, penyuntikan vaksin Booster dan observasi selama kurang lebih 30 menit setelah menerima vaksin, kegiatan ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. ( Uzi )

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button