Jatim

Reflexi Kado Akhir Tahun Polresta Sidoarjo Gelar Ungkap Kasus 2021

Sidoarjo, Wartapos.id – Selama periode 2021 Polresta beserta jajarannya berhasil mengungkap berbagai kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum di kabupaten Sidoarjo, Akhir tahun 2021 menjadikan reflexi kado akhir tahun yang manis. Gelar ungkap kasus ,menjadi atensi karena berbagai kasus telah banyak terselesaikan dalam fase kurun 1 tahun ini mengungkapannya. Polresta Sidoarjo juga di banjiri penghargaan terkait keberhasilan pengungkapan berbagai kasus kriminalitas, narkoba, dan lalu lintas, pananganan pandemi covid 19, serta gerai vaksin banyak di apresiasi.

Upaya pencapaian, yang di lakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran dalam menjaga kondusifitas kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo, disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro pada saat press release akhir tahun 2021 di Mapolresta Sidoarjo, sebagai kado yang terindah bagi anggota dan jajarannya Selasa (29/12/).

Dalam ungkap kasus di Mapolresta, turut menyaksikan, Forkopimda, Bupati Sidoarjo, ketua DPRD Sidoarjo H. Usman m.kes, Bambang D.H dari komisi 3 DPR RI, Dandim 0816, kepala Derektorat Bea Vukai Jatim, para pejabat teras Polresta Sidoarjo dan awak media. Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan ” selama kurun waktu pada tahun 2021 kasus kriminalitas bila dibandingkan dengan 2020 mengalami penurunan 13% Dengan rincian kriminal total pada 2020 sebanyak 793 kasus , turun menjadi 691 kasus pada 2021. Sementara crime clearance (kasus tertangani) pada pada 2020 sebanyak 664 kasus menjadi 588 kasus pada 2021.

Tentu turunnya kasus kriminalitas di Kabupaten Sidoarjo selama kurun waktu tahun 2021 ini, berkat peningkatan kegiatan preventif, patroli dialogis, patroli blue light, dan inovasi kring serse. Karenanya di tahun depan akan semakin ditingkatkan upaya-upaya tersebut, juga program ayo jogo kampung aman yang di luncurkan jajaran Kepolisian Jawa Timur, Alhamdulillah mengena dan tepat sasaran ujarnya.

Untuk kasus narkoba yang berhasil diungkap Polresta Sidoarjo dan jajarannya di 2020 adalah sebanyak 429 kasus, dan di 2021 ada 531 kasus. Sementara jumlah tersangka kasus narkoba, pada 2020 ada sebanyak 494 orang tersangka dan di 2021 sebanyak 624 orang tersangka. Semua kasus narkoba selama 2021 terselesaikan.

Pada kesempatan press release akhir tahun 2020 ini juga, Kapolresta Sidoarjo bersama Wakapolresta Sidoarjo dan Forkopimda Sidoarjo dan di hadiri Komisi 3 DPR RI, ikut memusnahkan barang bukti narkoba selama 2021. Antara lain, ganja 5.588,87 gram, sabu 8.092,51 gram, ekstasi 159 butir, pil dobel L sebanyak 745.360 butir, serta ribuan botol minuman keras berbagai jenis yang di musnakan dan di lindas motor tumbuk.

Sementara itu, pada kasus pelanggaran lalu lintas 2021 mengalami tren penurunan tilang sebanyak 71,8 persen dari 23.657 kasus tilang. Untuk teguran pelanggaran lalu lintas juga turun, sebanyak 33,73 persen. Kejadian kecelakaan lalu lintas tahun ini mengalami kenaikan 1,1 persen.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimda dan masyarakat Sidoarjo, hingga akhirnya pada tahun 2021 Polresta Sidoarjo berhasil menyabet beberapa penghargaan. Antara lain, 16 Februari 2021 penghargaan Role Model Pelayanan Publik dari Kementrian PANRB, 10 November 2021 penghargaan Mitra Terbaik dari Surat Kabar Harian Memorandum, 22 November 2021 penghargaan Juara 2 Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2021, 24 November 2021 mendapatkan Indonesia Award 2021 dari iNews TV sebagai dukungan percepatan vaksinasi dan terobosan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, 7 Desember 2021 meraih Presisi Award 2021 dari Lemkapi dan disusul pada 11 Desember 2021 Apresiasi akselerasi vaksinasi Covid-19 dari RSI Siti Hajar.

Tentunya kerja keras di barengi dengan komitmen , In Sya Allah pada tahun yang akan datang Polresta Sidoarjo akan terus melakukan berbagai upaya, terobosan pelayanan publik yang sudah baik akan lebih di tingkatkan menjadi lebih baik lagi, serta penguatan sinergitas dengan jajaran Forkopimda, TNI, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Agar terciptanya masyarakat yang , selaras dalam kepatuhan terhadap hukum, serta kondusifitas masyarakat dalam beraktifitas merasa nyaman dan aman ujar tiga melati di pundak ini.

Reporter : rif

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button