MUSYAWARAH DESA KHUSUS CALON PENERIMAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT)


Samsul, Wartapos.id – Musyawarah Desa Khusus (Musdes-sus) Penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang digelar di balai Desa Kawisrejo Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan turut dihadiri oleh Komari selaku kepala kecamatan Rejoso, beserta jajaran pimpinan mulai dari Kepala Desa, Serikat, BPD, Ketua RW, RT Sedesa Kawisrejo , Babinsa Koramil Rejoso dan Babinkamtibmas Polsek Rejoso, pendamping desa, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta warga Desa Rejoso (03/05/20)

Dalam Musdes tersebut Camat Rejoso Komari SH. MM menjelaskan, BLT DD ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak wabah virus Corona (Covid-19) “Musdes khusus ini untuk validasi dan finalisasi data calon penerima BLT dana desa tahun 2020 Desa Rejoso, prioritas BLT diberikan kepada masyarakat supaya tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelas Komari SH. MM.
Pada kesempatan yang sama Bapak H.M Toyib Kepala Desa Kawisrejo juga menyebutkan bahwa sesuai data yang telah dimiliki oleh Pemerintah Desa kawisrejo terdapat 110 KK yang memenuhi syarat sesuai data NIK di Kartu Kaluarga akan menerima bantuan BLT tersebut, Komari S.H , M.M juga menjelaskan bahwa BLT-DD sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebijakan-kebijakan yang diberikan dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19, pada masyarakat di Desa terutama para Lansia, janda yang benar miskin serta korban PHK, Kades Patalan juga berharap pada para Kepala Dusun untuk benar-benar akurat dalam penyeleksian para penerima BLT tersebut ujar H.M Toyib Kades Kawisrejo.
Sementara itu diwaktu yang sama Kapolsek Rejoso AKP Bambang Sugeng mengatakan di tengah pandemi ini banyak sekali yang terdampak terutama perekonomian masyarakat, untuk itu Babinsa berharap agar mekanisme dalam pendataan Penerima BLT DD bagi warga masyarakat yang kurang mampu jangan sampai tumpang tindih.
“Sesuai keputusan yang diambil dalam musdes-sus anggaran dana desa dipergunakan dengan menentukan warga yang mendapatkan bantuan BLT tepat sasaran dan diutamakan warga yang belum dapat bantuan PKH karena BLT ini merupakan sifat sementara dari dana desa dari efek penanganan dan pencegahan pendemi Covid_19 ini,” jelasnya
Selain itu Kapolsek juga meminta agar masyarakat mentaati himbauan pemerintah. “Terkait pencegahan virus Covid-19 ini masyarakat juga mentaati himbauan Pemerintah dengan menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing, menjauhi kerumunan masa, rajin olah raga dan istirahat yang cukup, gunakan masker bila bepergian keluar rumah.” Pungkasnya.
reporter : Ainul Yaqin





