Pemkab Lumajang Gelar konvoi Becak Pada Hari Jadi Perhubungan Nasional
Wartapos, Lumajang

Dalam Rangka Hari Jadi Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang jatuh pada tanggal 17 September 2017, Pemkab Lumajang melaui Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang mengajak 500 tukang becak untuk berkonvoi mengendarai becak dari stadion Semeru menuju pendopo kabupaten kemarin (11/09).
Kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk bukti nyata Pemkab Lumajang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tentunya sesuai dengan tema kegiatan tersebut yakni “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan”.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kab. Lumajang Drs. Sugeng Priyoko, S. Sos. M.M, pihaknya dengan bangga atas prestasi yang diraih kab. Lumajang selama ini, dengan meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTP) selama 5 tahun berturut-turut, sejak tahun 2012 hingga tahun 2016, dengan menjadikan pelopor keselamatan berlalu lintas seluruh jajaran Forkopimda diharapkan mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Lumajang.
“Marilah kita jadikan moment ini, sebagai pengingat, bahwa keselamatan dijalan dan dengan tertib berlalu lintas adalah kebutuhan”,Terangnya.
Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M. A.g, dalam konvoi becak kali ini berperan sebagai penumpang becak yang diikuti 22 becak yang mengangkut Ketua TP PKK Kab Lumajang Hj. Tutuk Fajriah As’at, serta seluruh jajaran Forkopimda, sisanya dinaiki oleh adik – adik Pramuka, Petani dan Nelayan dibawah binaan Dinas Perikanan dan Kelautan.
Dalam kata sambutannya Bupati berpesan dengan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas diharapkan mampu mengurangi kecelakaan dijalan baik untuk diri maupun kepada pengguna jalan lainnya, selain itu Bupati juga mengatakan keselamatan dijalan itu adalah kebutuhan bagi para pengguna jalan agar selamat sampai tujuan.
“Santun dalam berlalu lintas, mematuhi segala bentuk peraturan lalu lintas, maupun tertib mengikuti petunjuk rambu – rambu lalu lintas adalah wajib bagi seluruh pengendara dijalan, karena itu adalah bentuk kebutuhan kita dalam menyelamatkan diri kita maupun pengendara yang lain”, Ucapnya. (nzr/war)





