Kasus Dugaan Penganiayaan “Dokter Vs Perawat” Puskesmas Jatiroto Terus Berlanjut

Lumajang Wartapos.id – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang dokter yang disinyalir dilakukan oleh oknum perawat ‘RK’ yang bertugas di Puskesmas Jatiroto nampaknya terus berlanjut, hari ini (kamis, 16/04/20202) dokter SL hadir di Kantor Inspektorat Kabupaten Lumajang untuk yang kedua kalinya guna memenuhi undangan klarifikasi terkait insiden yang menimpa dirinya.
Dokter SL menyampaikan bahwa pemanggilan inspektorat saat itu berada pada ranah kedinasan, sambil mendalami kronologi kejadian.
”Terkait kronologi penganiaya yang terjadi kepada saya, oleh salah satu oknum perawat yang terjadi Maret lalu di Puskesmas Jatiroto. Waktu saya pelayanan, dan Juga tanggapan Kepala Puskesmas Jatiroto” Ujarnya.

Menurut dokter SL, ada saksi mata saat dirinya mendapat perlakuan sedemikian itu, yang mencoba mencari orang untuk bisa melerai dan bertemu Kepala Puskesmas setempat.
Namun kata dia, saksi berbalik memberitahukan jika yang bersangkutan terkesan abai / membiarkan.
“Saya tahunya seminggu setelahnya,” terang dia.
Ia berharap, dirinya akan mendapat keadilan sebagai korban. Jika pemanggilan dirinya oleh inspektorat terkait kedinasannya, maka untuk pelaporan di Polres Lumajang, perempuan berhijab itu menegaskan akan tetap meminta penyidik terus memproses hingga tuntas.
Saat ditanya mengenai adakah keinginan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan, Dokter SL menyampaikan bahwa belum ada etikad baik dari pelaku.
“Sejauh ini pihak pelaku belum ada etikad meminta maaf,” Ucapnya.
Terpisah, Aan Inspektur Pembantu 1, Inspektorat Kabupaten Lumajang, mengaku telah meminta keterangan pada sejumlah pihak terkait kejadian tersebut, hanya tinggal menganalisa dan membuat laporan.
Sambil menunggu proses, Aan mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan awal.
Sembari ia membenarkan, jika korban dalam hal ini, korban tetap menempuh jalur hukum.
Reporter : Nizar /Anwar





