JatimJombang

Pasca Dana Desa Cair Pemdes Desa Wringinpitu, Langsung Genjot Pembangunan Insfrastuktur

Pasca Dana Desa Cair Pemdes Desa Wringinpitu, Langsung Genjot Pembangunan Insfrastuktur
Saat pengerjaan jalan hotmix. Insert Foto: Kades H. Ahmad Yani sebelah kanan saat belanja material di AMP

Wartapos.id, Jombang

Keberadaan sarana dan prasarana  yang memadai adalah merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dimana melalui sarana yang layak masyarakat dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan tenang dan nyaman. Selain berfungsi sebagai sarana perhubungan, jalan juga berfungsi sebagai sarana yang sangat menunjang kegiatan ekonomi masyarakat  secara keseluruhan. Nantinya diharapkan melalui sarana yang memadai juga, masyarakat dapat melaksanakan kegiatan ekonomi serta sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat desa secara umum.

Sabtu (12/8) Pemerintah Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno melalui Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sudah merampungkan pengaspalan jalan hotmix didua dusun yaitu dusun Wringinpitu dan dusun Tegalsari dengan anggaran DD tahap tahun 2017 senilai Rp 396 juta, volume 900 m x 2,7 m. Jalan tersebut akses jalan pertanian di wilayah kedua dusun tersebut  begitu penting, guna mendukung perekonomian desa berbasis pertanian.

Kepala desa Wringinpitu, H. Ahmad Yani saat ditemui awak media Warta Pos diruang kerjanya mengatakan  Dalam kehidupan bermasyarakat tidak terlepas dari rasa solidaritas, tenggang rasa dan kebersamaan baik dalam segi kemasyarakatan maupun dalam hal apapun termasuk kelancaran taraf  perekonomian pedesaan oleh karena itu perlu ditingkatkan dari segi pemberdayaan pembangunan dan kemasyarakatan pemberdayaan masyarakat pedesaan dan penataan lingkungan akan terwujud apabila dukungan dari semua pihak baik pemerintahan desa maupun dukungan dari warga desa.

  1. Ahmad Yani menambahkan, Membangun desa tidak bisa dilakukan oleh suatu kelompok atau satu pihak saja (pemerintahan desa Red) melainkan semua elemen masyarakat harus bersinergi dan menyatukan visi-misi. Dalam teori pembangunan dikenal istilah pembangunan partisipatif antara elemen masyarakat desa memiliki tugas dan tanggung jawab bersama.
    Dengan SDM (Sumber Daya Manusia red) yang mumpuni dapat menciptakan sebuah gebrakan melalui perencanaan program pemberdayaan, sehingga anggaran desa atau dana desa digunakan untuk sesuatu yang produktif, tidak konsumtif. Pada puncaknya untuk kesejahteraan masyarakat yang dapat dirasakan secara reall, bukan sekedar mengajak bermimpi, melainkan turut bertanggung jawab merealisasikannya. tuturnya

Ketua TPK desa Zainulloh mengatakan pengerjaan jalan hotmix dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, , Pemdes Wringinpitu bisa meneruskan pembangunan jalan desa. Karena infrastuktur jalan merupakan faktor utama dalam meningkatkan roda perekonomian masyarakat . Sedangkan pembangunan jalan hotmix ini merupakan hasil musyawarah  warga desa yang kemudian dikerjakan sendiri oleh warga desa Wringinpitu.

Pembangunan pengaspalan jalan hotmix sangat tepat, karena selama ini jalan keluar masuk kampung tersebut kondisinya rusak, dengan diaspalnya jalan tersebut pemdes berharap masyarakat  merasa nyaman ketika melewatinya harap Zainul, (ajr)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button