
Jember, Wartapos.id – Program pemerintah banyak sekali di salurkan kepada masya rakat melalui desa.Dan desa sen diri berupaya menyampaikan de ngan benar serta sesuai dengan RAB,sehingga masyarakat betul- betul bisa menerima manfaat se- cara kongkrit dan nyata.maka desa harus pandai-pandainya dalam mengelolah agar dana dari program tidak lebih atau kurang.Seperti yang terjadi di Desa Harjomulyo kecamatan Silo kabupaten jdaerah penerima program air bersih masyarakat ( PANSIMAS),tepatnya lokasi program ada di afdiling sumber pakem dan sumber wadung dusun sumber wadung termasuk bagian wilayah desa Harjomulyo.Dan juga masuk perkebunan PDP kabupaten jember ,maka adanya program ini masya rakat bisa terbantu lebih mudah mengusumsi air bersih. Program tersebut mulai pelaksa naan banyak hambatan seperti afdiling sumber paken sebagai tempat mata air tidak mengingin kan air tersebut mengalir ke afdiling sumberwadung yang merupakan dusun dari afdiling sumberpakem tetapi dengan adanya pendekatan ketua progran air bersih dengan kepala desa Kartono pada waktu pelaksanaan awal program masih menjabat dan sampai selesai juga beliau masih bertanggung jawab seperti yang diungkapkan oleh beberapa warga bahwa pelaksaan program air bersih warga dikedua wilayah bisa merasakan dari hasil program tersebut seperti yang dikatakan ROSIDI warga sumber pakem sekaligus ketua program mengatakan kepada wartapos disela-sela melayani masyarakat untuk dipasang paralon untuk mengalirkan air kata beliau “daerah sumberpakem warganya yang sebelum adanya program warga bila menggunakan air warnanya keruh kecoklatan tetapi sekarang sangat bersih dan bening.Warga sumber wadung disamping keruh juga jauh mengambil air.maka bila ada yang mengatakan program itu tidak terlaksana saya mohon yang mengatakan menanyakan langsung ke warga jangan langsung mengatakan program tersebut tidak terlaksana atau bohong”ujarnya.
Setelah warga sumber pakem bisa menikmati semua baru warga Sumberwadung bisa menikmati juga dan sampai sekarang pelaksana program mengembang kan yang semula hanya ditarget kan 2,072 Km menjadi kurang lebih 3,00 Km sehingga warga Sumber wadung bisa menikmati semuanya. Sumber dana dari Pemerintah sebesar Rp 58.013.780,-( Lima puluh delapan juta tiga belas ribu tujuh ratus delapan puluh rupiah).
Manfaat dari adanya program tersebut berdampak sangat positip warga Sumber pakem dengan Sumberwadung yang dulunya bermusuhan sekarang menjadi rukun dan setiap hari nya kedua wilayah tersebut yang dibicarakan hanya bagaimana air bersih tersebut bisa mengalir terus -menerus tidak kemacetan secara gotong royong.jadi warga sekarang tidak menginginkan penyebab adanya perpecahan yang diisukan program air bersih tidak ada atau bohong tetapi kenyataan warga Sumberpakem dan Sumbereadung bisa menikmati hasil Program air bersih berbasis masyarakat.(BUDI)



