BangkalanJatimMitra TNI

Danrem Bhaskara Jaya Pastikan Karya Bakti TNI AD Tepat Sasaran, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Prioritas untuk Warga Madura

Bangkalan Wartapos.id,– Komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui Program Karya Bakti Skala Besar di Pulau Madura. Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir meninjau langsung pembangunan Jembatan Garuda di Desa Juno, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, serta pembangunan sumur bor di Pondok Pesantren Asshomasiyah, Dusun Morlorong, Desa Burneh, Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jembatan yang sedang dibangun diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara sumur bor akan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih bagi para santri dan masyarakat di sekitar pondok pesantren.

Di sela peninjauan, Brigjen TNI Kohir mengecek langsung perkembangan pekerjaan, kualitas konstruksi, hingga kesiapan personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan harus mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan penyelesaian tepat waktu agar manfaatnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Danrem, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD dengan tema “Bakti TNI untuk Negeri di pulau Madura” berjalan sesuai tujuan. Pembangunan infrastruktur dan penyediaan sumber air bersih merupakan bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Madura.

“Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang. Kehadiran TNI harus mampu menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegasnya.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga. Kebersamaan tersebut menjadi modal utama dalam membangun Madura yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (Oni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button