
Surabaya Wartapos.id,— Upaya pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kecamatan Gayungan, Surabaya. Pada Jumat (24/4/2026), Babinsa Kelurahan Menanggal Koramil 0830/18 Gayungan, Serda Budi Prayitno dan Koptu Eko bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Menanggal Aipda Hendra, lintas sektor, serta ibu-ibu Kader Surabaya Hebat (KSH) melaksanakan kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk di wilayah RT 03 RW 04, Kelurahan Menanggal.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jl. Taman Wisman Menanggal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. Pemeriksaan dilakukan secara door to door dengan menyasar tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Dalam pelaksanaannya, para kader dan petugas melakukan pemeriksaan berkala, pencarian jentik nyamuk, penggunaan senter untuk memeriksa area yang sulit dijangkau, hingga pengambilan sampel sebagai bahan evaluasi kesehatan lingkungan. Seluruh proses dilakukan secara teliti dengan melibatkan warga agar semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Dinas Kesehatan Kota Surabaya, petugas puskesmas, Ketua KSH, Bumantik, serta kader KSH RW 04. Kehadiran lintas sektor menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah potensi wabah penyakit di lingkungan permukiman.
Serda Budi Prayitno mengatakan bahwa pemeriksaan jentik secara rutin sangat penting untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari sarang nyamuk.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama tempat-tempat yang dapat menampung air dan menjadi sarang jentik nyamuk,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan, para kader juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pola hidup bersih dan sehat, termasuk pentingnya menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menimbulkan genangan air.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mencegah penyebaran penyakit demam berdarah demi menciptakan kawasan permukiman yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga. (Oni)





