
Nganjuk, Wartapos.id – Pemerintah kabupaten Nganjuk melalui dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana ( DPPKB ) menggelar bhakti sosial pelayanan KB metode operasi wanita ( MOW ) dan metode operasi pria ( MOP ) dalam rangka hari keluarga nasional ( harganas ) ke – 32 di RSD Kertosono. Hadir dalam acara tersebut bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA, kementrian kependudukan dan pembangunan keluarga / perwakilan BKKBN provinsi jawa timur dr. Sofyan, plh dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana ( PPKB ) kabupaten Nganjuk, direktur RSD Kertosono beserta staf karyawan, dan para peserta akseptor KB MOW dan MOP, Minggu ( 15/06/25 ).
Bhakti sosial pelayanan KB MOW dan MOP dalam rangka hari keluarga nasional ( harganas ) ke 32 di buka langsung oleh bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga / BKKBN provinsi jawa timur dan dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana ( PPKB ) kabupaten Nganjuk yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan lancar dan sangat baik sekali. ” Alhamdulillah pada hari ini diikuti para akseptor KB MOW sebanyak 150 dan akseptor KB MOP sebanyak 5 peserta. Pemerintah kabupaten Nganjuk melalui program BKKBN ini kalau mengikuti KB tujuan nya untuk mencegah kehamilan yang tidak di rencanakan, kesehatan ibu dan anak terjaga, mengurangi resiko kematian ibu dan anak, dan membentuk keluarga yang berkualitas , “tuturnya.
” Kabupaten Nganjuk total rite nya 2 sehingga ibu – ibu yang kelompok umur reproduksi nya rata rata 2 poin 0 pengunaan alat kontrasepsi nya bagus kurang lebih 78,46 sehingga para ibu ibu kesehatan semuanya sangat bagus. Harapan kami di kabupaten Nganjuk sehat, sejahtera dan bahagia ( SSB ) perioritas kami dalam pembangunan. Progam penyuluhan KB dari pusat, provinsi sampai daerah ini betul-betul apa yang kita impikan keluarga yang sehat, sejahtera dan bahagia. Sehat itu penting untuk mendorong indek pembangunan manusia ( IPM ) 75, 48 sehingga harapan orang hidup di kabupaten Nganjuk rata rata umur 75 tahun bahkan kita dorong sampai umur 80 tahun, “jelasnya.

Progam KB metode operasi pria ( MOP ) juga kita gencarkan di kabupaten Nganjuk, dan ibu ibu yang resiko tinggi dalam kehamilan rata rata umur 35 keatas ini penting sekali dalam pengendalian penduduk sehingga kita bisa hidup bahagia memang harus kita cerminkan . Setiap desa kita berikan mobil siaga untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat dengan baik. Di kabupaten Nganjuk sudah UHC kita pastikan masyarakat kabupaten Nganjuk mempunyai Kartu sehat, KIS, dan BPJS , “ungkapnya.
” Sementara itu perwakilan dari BKKBN provinsi jawa timur dr. Sofyan R saat ini BKKBN sudah bertransformasi namanya di pusat kementrian kependudukan dan pembangunan keluarga / BKKBN , yang di provinsi kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga / BKKBN provinsi jawa timur . Transformasi ini diharapkan bisa meningkatkan layanan kami kepada masyarakat khususnya dalam hal kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga karena saat ini provinsi jawa timur vertiretrinya 1, 98 , sedangkan kabupaten Nganjuk sudah 2 luar biasa yang artinya provinsi jawa timur sekarang sudah dalam posisi keseimbangan pertumbuhan dan pertumbuhan penduduk . Tugas kita adalah penduduk yang tumbuh seimbang ini kita tingkatkan kesejahteraan nya . Konsep di keluarga berencana itu ada 8 fungsi dalam sumber kebahagiaan tentu saja atas peran serta dari masyarakat, di kementerian kependudukan ini tidak bisa bekerja sendirian karena kesejahteraan dalam kebahagiaan dan pembangunan dalam keluarga ini adalah tugas kita bersama, “ujarnya.
Lanjut beliau, Pada hari ini kegiatan kita untuk mewujudkan keluarga sejahtera dimana ibu ibu warga Nganjuk yang sudah putra putri nya di rasa sudah cukup mengikuti metode operasi wanita ( MOW ) sehingga kemudian hari tidak perlu lagi untuk suntik KB , dan minum pil setiap bulan. Sedangkan metode operasi pria ( MOP ) jadi mereka bapak bapak yang punya peran luar biasa menggantikan peran istrinya untuk KB . Kami sebagai lembaga diberikan tugas oleh pemerintah untuk menghadirkan pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga, mengucapkan terima kasih atas seluruh peran serta dari bapak ibu sehingga kegiatan pada hari ini terlaksana dengan baik, ” pungkasnya. ( ppkb / zi )





