JatimPemerintahanProbolinggo

Jelang Penutupan Pemutihan, Warga Penuhi Samsat

Warga penuhi samsat di akhir Pemutihan.

Probolinggo, Wartapos.id  Pemprov Jawa Timur memberikan waktu hingga 28 desember untuk penghapusan denda pajak. Jelang masa tenggat, warga berduyun-duyun membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Probolinggo Kota.

Pantauan wartapos.id, masyarakat yang ingin membayar pajak mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB di Kantor Samsat Probolinggo Kota, Jalan Basuki Rahmad, Kota Probolinggo Rabu (28/12). Antrean-antrean sudah terlihat mengular di sejumlah loket pendaftaran. Selain itu, ada juga yang duduk di lantai untuk menunggu panggilan dari petugas samsat. Terlihat juga masyarakat yang lain sibuk mengisi formulir.

Seorang wajib pajak bernama Rusli mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Dia memanfaatkan adanya penghapusan sanksi denda pajak dan bea balik nama (BBN) untuk membayar pajak kendaraannya yang menunggak satu tahun.

“Ke sini buat ngurus pajak motor saya yang nunggak setahun,” kata Rusli.

Rusli menyambut positif adanya program pemutihan tersebut. Dia berharap program tersebut rutin dilaksanakan.

Kemudian, Ahmad warga Tisnonegaran mengaku mengantre sejak pukul 09.00 WIB. Dia menyebut semenjak ada pemutihan antrean di kantor samsat semakin panjang.

“Saya juga mau bayar pajak. Biasanya kalau hari biasanya nggak sepanjang ini antreannya. Ya mungkin ini gara-gara ada pemutihan ini makin banyak yang datang untuk bayar pajak,” terang Ahmad.

Sementara itu, Adpel Samsat Probolinggo Kota Eko Maqsudi saat dimintai tanggapannya, mengaku antrean wajib pajak memang sedang masa puncaknya terlebih penutupan pemutihan pajak tanggal 28 Dsemeber.  Jadi kami akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin membayar pajak di samsat.

Eko menambahkan, selama program pemutihan pajak masyarakat sangat mengapresiasi program ini. Hal ini terlihat dari semua unit pelayanan baik samsat keliling, walk truh hingga pelayanan di samsat sendiri dipenuhi masyarakat yang ingin membayar pajak.

“Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi dan peran serta masyarakat dalam membayar pajak. Karena dari pajak ini akan digunakan sepenuhnya untuk pembangunan di Jawa Timur,” imbuh Eko. (yd)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button