Pasangan Cabup – Cawabup Bunda Indah-Yudha Tawarkan Program Unggulan Dana Dusun, Ini Penjelasannya.

Lumajang Wartapos.id – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Bundah Indah – Mas Yudha menawarkan berbagai macam program unggulan, salah satunya berupa tambahan Dana Desa untuk setiap Dusun.
Tidak sedikit masyarakat yang meragukan program tersebut karena dinilai terlalu fantastik, namun bunda Indah menepis tudingan tersebut dan membeberkan maksudbdan tujuan dana dusun tersebut hingga menjelaskan asal sumber dana tersebut.
“Dana Dusun merupakan dana yang digunakan untuk pembangunan di Dusun,” Ujar Bunda Indah, Selasa, (15/10/2024).
Iya pun juga menegaskan, bahwa bersama Mas Yudha sepakat untuk melakukan pemerataan pembangunan mulai dari tingkat dusun, yang nantinya akan mendapatkan Rp 100 juta sampai Rp 300 jura per tahun.
“Dari 870 dusun di Lumajang, terpenting ke depan harus mendapatkan pembangunan sesuai kebutuhan setiap dusun. Dana Dusun masuk dalam APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) yang kemudian penggunaannya melalui musyawarah masyarakat dusun sesuai dengan kebutuhan setiap dusun,” Jelas Bunda Indah.
Adapun yang bertanya kemampuan APBD Lumajang, apakah bisa mengcover program tersebut.
Lebih jauh Bundah Indah menjelsakan bahwa, sebanyak 870 dusun di Lumajang jika setiap dusun mendapatkan minimal Rp 100 juta, kan hanya sekitar Rp 88 miliar saja yang dibutuhkan.
“Sangat memungkinkan, itu saya pastikan. Meski kekuatan APBD kita Rp 2 triliun, kita masih punya 33 anggota DPRD yang punya dana Pokir (Pokok Pikiran) dari partai koalisi yang sudah sepakat melakukan pembangunan dari dusun. Semisal dari 33 anggota DPRD itu saja, katakan kurang lebih 40 miliar, kan masih bisa dialokasikan untuk 400 dusun,” ungkapnya
Lantas bagaimana untuk menutupi kekurangan dusun lainnya Rp 48 miliar, “Itu sangat kecil, kita ambilkan saja di luar Pokir untuk kekurangan yang 48 miliar, Bisa dari APBD,” Ucapnya
Kalau pun kebutuhan dusun ada yang lebih dari Rp 100 juta, bisa diambilkan dari anggaran lainnya. Misalnya dana perimbangan, bisa juga dana dari provinsi.
“Yang penting semua dusun di Lumajang harus tersentuh pembangunan,” pungkasnya.
Reporter : Nizar/Anwar





