
Nganjuk, Wartapos.id -Bersih desa / sedekah bumi merupakan kearifan lokal yang menjadi tradisi turun temurun dalam kebudayaan masyarakat khususnya di tanah jawa, Kegiatan bersih desa sampai dengan saat ini masih banyak kita temui di lingkungan Masyarakat. Bersih desa merupakan wujud bersatunya manusia dengan alam, dan juga sebagai sarana kirim doa untuk para leluhur yang terdahulu. Bersih Desa / nyadran dapat didefinisikan juga sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas diberikan nya keberkahan oleh tuhan yang maha esa , baik dari hasil bumi, panen yang melimpah, kesehatan, dan kesejahteraan Masyarakat.
Bersih desa / sedekah bumi adalah tradisi masyarakat desa Gondanglegi yang masih mengakar kuat dalam kebudayaan Jawa. Tradisi ini biasa dilakukan untuk menyambut datangnya bulan Muharram atau bulan suro dalam bahasa jawanya. Bersih desa / nyadran merupakan tradisi yang tercipta dari proses akulturasi antara budaya Jawa dengan masyarakat, juga untuk menghormati para leluhur. Nyadran / bersih desa selalu dilaksanakan setiap tahun untuk melestarikan tradisi tersebut secara turun temurun .

Pemerintah desa Gondanglegi kecamatan Prambon kabupaten Nganjuk, pada hari Senin, ( 08/07/24 ) telah menyelenggarakan bersih desa / sedekah bumi di makam ” Mbah lintang kemukus ” . Hadir dalam kegiatan tersebut, kepala desa Gondanglegi Amad beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat dan masyarakat desa Gondanglegi. Pelaksanaan tradisi bersih desa / Nyadran ditujukan untuk mendoakan leluhur yang sudah meninggalkan dunia dan untuk mengingatkan diri bahwa semua manusia pada akhirnya akan mengalami kematian. Sedekah bumi / Nyadran juga dijadikan sebagai sarana guna melestarikan budaya gotong royong sekaligus upaya untuk menjaga keharmonisan masyarakat melalui kegiatan sedekah bumi dan tasyakuran di makam para leluhur.
Kepala desa Gondanglegi kecamatan Prambon kabupaten Nganjuk Amad menyampaikan bersih desa / sedekah bumi desa Gondanglegi sebagai upacara adat, memiliki makna spiritual di baliknya. Yang pertama mendoakan para leluhur kita yang sudah mendahului kita terutama sesepuh kita yaitu para kepala desa dan perangkat desa yang sudah mendahului kita semoga oleh Allah Swt di tempatkan di sisinya atau surganya. Yang ke dua masyarakat desa Gondanglegi diberikan kesehatan jasmani dan rohani, diberikan kemakmuran, hidup guyup, dan rukun. Yang ke tiga bersih desa / sedekah bumi bertujuan untuk mengungkapkan syukur kepada Allah Swt atas hasil panen yang didapat. Yang ke empat upacara bersih desa bertujuan untuk memohon perlindungan kepada danyang / leluhur sebagai penjaga sebuah desa. Terakhir, tujuan bersih desa adalah untuk memohon berkat agar hasil panen berikutnya melimpah, ” tuturnya ” . ( Zi )





