

Nganjuk, Wartapos.id – Dalam rangka memperingati salah satu momen bersejarah umat Islam, SMP Negeri 1 Rejoso menyelenggarakan kegiatan Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1445 H /2024 M dengan mengadakan pengajian pada hari Rabu 7 Februari 2024. Kegiatan ini bertempat di Halaman sekolah SMP Negeri 1 Rejoso. Peringatan Isra’ Miraj dihadiri oleh Ustadz M. Ma’shum pengasuh pondok pesantren Al Fauzul Mubin, dusun Tunggul desa Klagen kecamatan Rejoso kabupaten Nganjuk
Kepala sekolah SMPN 1 Rejoso Yayuk Winarti, S.Pd, M. MPd, serta Bapak/Ibu , staf TU, karyawan dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Rejoso.
Peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 27 Rajab 1445 H / 2024 M di mulai pembukaan, rebana / sholawat nabi yang di bawakan oleh suara merdu dari siswa-siswi SMPN 1 Rejoso , tahlil dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan Isra’ Mi’raj di SMP Negeri 1 Rejoso diantaranya yaitu untuk menumbuh kembangkan akhlak mulia generasi muda sejak dini melalui peristiwa Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW, menjadikan ibadah shalat sebagai penata diri dan generasi di era digital serta mengokohkan ukhuwah islamiyyah dan meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah SAW.
Kepala sekolah SMPN 1 Rejoso Yayuk Winarti, S.Pd, M.MPd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga sekolah bapak ibu guru dan siswa siswi yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik, sukses, meriah, dan tertib mudah mudahan dengan kita menyelenggarakan peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 27 Rajab 1445 H / 2024 M ini kita kelak mendapatkan syafaat dari nabi Muhammad Saw dan kita kelak diakui sebagai umatnya. Anak anak Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw tidak asing bagi kalian, Isro’ merupakan perjalanan nabi Muhammad Saw dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsha ( Palestina ) setelah itu di lanjutkan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha. Dengan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw ada hikmah, ada makna dibalik perjalanan nabi Muhammad Saw Isro’ Mi’raj yaitu yang utama nabi Muhammad menerima perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan sholat 5 waktu. Jadi setiap tahun kita selalu memperingati Isro’ Mi’raj yang tujuannya mengingatkan kita untuk selalu sholat 5 waktu,” tuturnya .
” Lanjut beliau, Anak anak sholat 5 waktu itu adalah juga untuk komunikasi kalian kepada sang pencipta alam semesta, kepada Allah SWT kalau tidak pernah sholat berarti tidak pernah komunikasi kepada Allah SWT , kalau sehari kita melaksanakan sholat 5 waktu berarti kita dekat dengan Allah SWT ada rasa tentram, ada rasa terlindungi. Harapan kami dengan kita memperingati Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw ini anak anak yang belum sholat segera melaksanakan sholat 5 waktu mumpung kita masih di beri kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa berbakti menunaikan shalat 5 waktu setiap hari sebagai bentuk kewajiban kita kepada Allah SWT karena manusia di ciptakan itu baik manusia dan jin hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, “Ujarnya.

Dalam Tausiah dari ustadz M. Ma’shum pengasuh pondok pesantren Al Fauzul Mubin, Isro’ adalah perjalanan malam hari nabi Muhammad Saw dari masjid haram ke Masjidil Aqsha. Mi’raj adalah perjalanan nabi Muhammad Saw dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha. Perjalanan nabi Muhammad Saw hanya dengan waktu setengah malam dengan mengendarai Buroq ini kendaraan dari surga dan kecepatannya seperti petir menyambar sangat cepat seperti mata memandang . Nabi Muhammad Saw sebelum naik ke Sidratul Muntaha sholat 2 raka’at dahulu di Masjidil Aqsha juga menjadi imam para nabi. Setelah sholat 2 raka’at nabi Muhammad Saw naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan sholat 50 waktu dalam sehari semalam yang sekarang menjadi 5 waktu dalam sehari semalam yang kita laksanakan sehari hari.
Dimana Allah SWT memperjalankan hambanya nabi Muhammad Saw pada satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Isra ayat 1 ” Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” Peristiwa Isra Miraj juga membuktikan kebesaran Allah SWT dan menjawab kepada kaum kafir yang menentang dan menolak ajakan Rasul untuk beriman kepada Allah SWT. Peristiwa ini juga untuk menghibur Nabi Muhammad setelah beliau ditinggal wafat oleh pamannya Abu Thalib dan istrinya Siti Khadijah yang sangat di cintai oleh nabi Muhammad Saw.
Beliau menjelaskan bahwa generasi sekarang yang harus meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad Saw. dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain yaitu sifat jujur, amanah, tablig dan fathanah. Dalam sifat jujur ini di antaranya adalah anak tidak boleh berbohong terhadap orang tua. Dalam sifat amanah, para siswa harus menjadi generasi muda yang mampu menjalankan kepemimpinan dan tanggung jawab dengan baik. Beliau dalam ceramahnya juga sangat komunikatif, sehingga para siswa siswi sangat antusias mendengarkan tausiyah beliau dengan khidmat dan tertib, ” pungkasnya. ( Zi )




