Terkait Persoalan Pengelolaan Stock Pile Terpadu, Wakil Ketua DPRD Lumajang Angkat Bicara

Lumajang Wartapos.id – Berkembang Informasi terkait pengelola stok pile (Perumda Semeru) yang hendak lepas tangan alias dalam pengelolaan stock pile tersebut mendapat respon serius dari DPRD Lumajang.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H. Ahmad, ST, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi informal dengan beberapa pihak, terutama dengan pemerintah daerah.
“Ternyata sistemnya saja yang yang mau dilakukan perubahan. Jadi, urusan sewa lahannya dipasrahkan sepenuhnya kepada BPRD (Badan Pendapatan dan Retribusi Daerah), tapi pengelolaannya itu diberikan kepada Perumda Semeru. Itu informasi yang kami tangkap”, Ujar Politisi PPP ini, Selasa (07/11/23).
Namun, kata H. Akhmad, selama 2 tahun sepertinya pemerintah daerah telah melakukan sebuah kajian kira-kira upaya apa yang bisa ditempuh agar BPRD bisa berperan aktif di dalam stockpile terpadu ini.
“Mungkin tujuannya seperti itu. Saran kami pemerintah jangan diam terhadap Perumda Semeru. Bagaimanapun BUMD ini menjadi tanggung jawab pemerintah”, Tukas anggota DPRD Lumajang tiga periode ini.
H. Akhmad juga mengingatkan agar Pemerintah Daerah segera menindaklanjuti persoalan Perumda Semeru dengan stok pilenya. Jangan dibiarkan berlarut-larut keberadaannya.
Kalau persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti sama artinya dengan membiarkan Perumda Semeru mati. Tidak bisa melaksanakan aktivitasnya.
“Panggil dan ajak duduk bareng Dirutnya bagaimana formula yang bisa dilakukan oleh kedua belah pihak, baik pemerintah maupun Perumda Semeru dalam rangka kelanjutan pengelolaan Stockpile Terpadu. Jangan main main, Perusahaan Daerah”. Pungkasnya.
Reporter ; Nizar/Anwar





