Program “Sekarsari” Tuai Kritikan Dari Wakil Ketua DPRD Lumajang, Ini Penjelasan Kadisdikbud

Lumajang Wartapos.id – Program Sekarsari (Sekolah berkarakter sehat aman rapi dan inovasi) yang jadi program unggulan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang yang ditampilkan dalam Gebyar pol polan, mendapat apresiasi sekaligus kritikan dari Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Akhmat ST. dari fraksi PPP dan H. Bukasan dari fraksi PDIP.
“Kami selaku mitra dari Dinas Pendidikan Lumajang menginginkan kalau Sekarsari ini dilaksanakan tidak hanya untuk penilaian saja, namun harus betul – betul diterapkan karena ini tidak hanya bermanfaat untuk pemerintah Kabupaten Lumajang tapi untuk generasi penerus kita, generasi penerus bangsa khususnya yang ada di Kabupaten Lumajang ini betul – betul akan menjadi seorang genersi yang sangat hebat nantinya, mana kala kedisiplinan mulai awal, mulai sejak kecil ini diterapkan oleh sekolah tersebut,” ujarnya, jum’at (26/05/23)
“Mudah – mudahan program ini tidak hanya selogan saja, begitu program ini selesai ya sudah selesai itu yang tidak kita inginkan, kalau sudah menjadi sekolah yang dinobatkan menjadi “Sekarsari” ya terus sudah jangan berhenti sampai disitu saja, jangan hanya nunggu diperintah oleh Dinas Pendidikan saja tapi ya minimal selamanya menjadi identitas dari sekolah itu sendiri, jadi jangan hanya slogan saja,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Akhmat ST. berharap kepada Dinas Pendidikan Lumajang untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap program Sekarsari.
“Untuk Dinas Pendidikan yang memang punya program tersebut ya jangan hanya berhenti sampai disitu, untuk pengawasannya, monitoringnya dan pembinaannya ya terus dilaksanakan,” ungkapnya.
Senada dengan H. Akhmat, Wakil DPRD Lumajang dari fraksi PDIP H. Bukasan berharap program Sekarsari dapat diaplikasikan dengan serius, dan tidak hanya sekedar launching saja.
Konsep program Sekarsari itu kalau bisa diaplikasikan dengan serius bisa dilaksanakan dengan baik, saya pikir ini bagus juga dalam arti ada kemandirian di masing – masing sekolah, artinya bahwa kalau ini dijalankan dengan baik akan berdampak di pendidikan, namun kalau misalkan ini hanya sekedar di launching saja tapi tidak dikelola dengan baik maka hanya sekolah – sekolah tertentu saja yang memenuhi kriteria itu tapi jauh dari yang bayangan dari program Sekarsari itu.” terang Bukasan.
“Disisi lain Dinas pendidikan karena sudah punya program seperti itu ya harus kita suport dengan catatan keterlibatan masyarakat, orang tua, wali murid dan stakholder yang ada di sekolah itu memang perlu di kiprahkan sehingga aturan main juga perlu dibuat, jadi bukan hanya di programkan tapi tidak bisa dilaksanakan secara menyeluruh walaupun hal ini memang butuh waktu namun jika ada keseriusan ini bisa dilaksanakan,” imbuhnya.
Terpisah, Agus Salim Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa program “Sekarsari” adalah program yang bertujuan untuk membangun sekolah berkarakter sekolah yang sehat, aman, rapi dan inovasi, bukan sekedar gebrakan tapi bukti nyata dan pihaknya menyampaikan program ini akan terus berkesinambungan sehingga semua sekolah di Lumajang benar – benar menjadi Sekarsari
“Sekarsari adalah sebuah program yang tidak hanya retorika atau sebuah gebrakan tapi adalah sebuah bukti nyata bahwa ini adalah sungguh – sungguh bertujuan untuk bagaimana membangun sekolah yang berkarakter sekolah yang sehat, aman, rapi dan inovasi.” jelasnya.
“ini adalah niat mulia, bukan berarti jadi jargon saja tapi sunggu – sungguh dijalan demi kemajuan anak bangsa demi sekolah bermutu, ini nya kegiatan Sekarsari terus berlangsung sampek semua sekolah benar – benar menjadi sekolah yang Sekarsari,” Tambahnya.
Agus menjelaskan nantinya juga akan ada pembinaan, pendampingan bahkan ada pendampingan dari luar OPD lain, seperti Dinas kesehatan, Dinas lingkungan hidup , BNN, nanti kita akan kembangkan lagi ini bukti nyata bahwa pihak sungguh – sungguh tidak bermain – main, tidak berjargon jargonan, tapi ada upaya positif niat baik untuk membangun sekolah yang benar dan sekolah yang bersekarsari.
Reporter ; Nizar/ Anwar





