Lumajang

BPN Lumajang Buka Peluang Pembuatan Sertifikat Gratis Untuk Tanah Waqaf

Kepala BPN Lumajang HM. Rocky Soenoko SH.MH

Lumajang Wartapos.id – Kementerian ATR/BPN menyampaikan amanah dari Presiden Republik Indonesia bahwa diminta untuk seluruh aset – aset seperti tanah waqaf rumah ibadah untuk bisa disertifikatkan seluruhnya. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang HM. Rocky Soenoko SH. MH. saat ditemui sejumlah awak media di kantornya, kamis (12/04/23)

Rocky menjelaskan ada beberapa mekanisme untuk pembuatan sertifikat itu, bisa melalui kegiatan rutin Pertanahan yang diajukan melalui Kantor Pertanahan juga melalui kegiatan proyek – proyek yang ada.

“Pembuatan sertifikat waqaf itu bisa melalui proyek program strategis Nasional melalui pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang mana Lumajang untuk tahun ini mendapatkan target sebanyak 53.253 bidang, dari 50.000 bidang itu, kurang lebih 30.000 lebih itu untuk sertifikat hak atas tanah, dan BPN terus menggalang dan sudah mulai menginisiasi dari tahun lalu mereplikasi dari keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam penyerahan berapa ribu sertifikat tahun lalu dalam rangka satu abad Nahdlatul Ulama, nah kami sudah memfasilitasi dan sudah sering berkoordinasi dengan Badan waqaf Indonesia Kabupaten Lumajang, dengan Kemenag, dengan PCNU, terkait dengan beberapa pertemuan yang intinya untuk menyelesaikan seluruh aset-aset Nahdlatul Ulama yang terkait dengan tanah wakaf,” terangnya.

 

“Namun sampai saat ini perkembangannya tidak signifikan jauh dari harapan, karena PCNU itu mempunyai lebih kurang 250 ranting dan tahun kemarin kami sudah meminta untuk di inventarisasi seluruh asetnya, mengingat semenjak NU berdiri sudah hampir satu abad tentunya mereka mungkin mempunyai data yang baik terkait dengan aset-aset milik mereka namun setelah hasil pertemuan tahun lalu kami pertanyakan, ternyata belum ada aset-aset yang lebih jelas terkait misalnya masjid, mushola, atau bangunan-bangunan gedung lainnya yang memang sudah diwaqafkan, ini menjadi penting untuk tertib administrasi khususnya milik PCNU di Kabupaten Lumajang.” Imbuh Rocky

Rocky menambahkan bahwa pihaknya sudah menghimbau baik kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, kepada Kemenag, kepada BWI, kepada PCNU, Muhammadiyah untuk segera mensertifikatkan aset – asetnya.

“Kita juga sudah melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh agama yang meliputi seluruh rumah peribadatan yang ada di Lumajang ini, mari ayo segera kita selesaikan untuk sertifikasinya di tahun 2023 ini, BPN sudah mentransformasi diri bahwa untuk kegiatan pengukuran kita pun sudah gratis sepanjang memang itu untuk rumah ibadah,” terang Rocky.

“Petugas kita siap tinggal bagaimana dari para pemangku kepentingan ya tokoh – tokoh agama ini bisa menugaskan menunjuk petugas atau anggotanya yang bisa menunjukkan letak dan batas tanahnya, penunjuk batas yang kita butuhkan, untuk kelengkapan berkas bisa sambil jalan dan ini sudah digadang-gadang dan menjadi prioritas dari Kementerian ATR/BPN, tentu kami lewat teman-teman dari Insan pers dari media bisa menyuarakan ini ya, jadi semoga tahun ini seluruh aset-aset milik agama apapun yang memiliki tanah bangunan yang belum bersertifikat mari ayo kita selesaikan sertifikasinya tahun ini,” tambahnya.

Rocky mencontohkan terkait permasalahan kerukunan beragama seperti yang terjadi di Kecamatan Tempeh baru – baru ini dan sudah menemukan solusi, dimana Bupati Lumajang mencanangkan pembangunan masjid dan gereja secara bersama – sama.

“Bupati sudah mencanangkan agar di bangun gereja dan masjid itu secara bersama-sama, itu merupakan satu bentuk sinergitas dan komunikasi kerukunan antara umat beragama dan kita siap mengawal itu dan membantu untuk menyelesaikan soal sertifikasinya dan tentunya ini harus di tumbuh kembangkan untuk seluruh, bukan hanya yang bermasalah itu tetapi seluruh aset – aset umat beragama ini juga harus menjadi perhatian yang sama tidak boleh ada pembedaan sama-sama harus kita selesaikan asetnya,” Pungkasnya.

 

Reporter ; Nizar/Anwar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button