Janjikan Pekerjaan Tak Terelasasi , Emosi Nyawa Jadi Taruhannya

 

Sidoarjo, Wartapos.id – Selasa ( 24/1/2023 ), Berawal dari sebuah iming iming pekerjaan yang di janjikan korban kepada pelaku, namun kenyataannya hanya janji janji surga, emosi memuncak maka pengeroyokan hingga nyawapun menjadi taruhannya. Korban Sdr A.J. laki laki ( 25 ) tahun, swasta, alamat Jeruk Gamping kecamatan Krian ( meninggal dunia sewaktu menjalani perawatan medis di RSUD Sidoarjo ( Rabu tanggal 03/1/2023 ),
Sedangkan tersangka. D.B laki laki ( 26 ) tahun, kelurahan Lotsari kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang, ( tertangkap tanggal 4/1/2023 ). Sdr B.M alias S. Laki laki ( 23 ) tahun swasta Desa Lotsari kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang ( tertangkap tanggal 19/1/2023 di Gianyar kabupaten gianyar Bali ), sdr W. Laki laki ( 22) tahun, swasta Desa Mendem Rejo, kecamatan Kradina kabupaten Blora ( tertangkap pada tanggal 19/1/2023 di kecamatan Kutai kabupaten Badung Bali ). Dan Sdr R. Alias B ( DPO ).

Dalam rilies Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro di dampingi PJU ” kronologinya pada tanggal 04/ 1/2023 pukul 02.00 Wib atas laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan. Bermula A.J pernah menjanjikan ke saudara D.B untuk bekeja di pabrik cat Avian di bagian gudang, dengan membayar Rp 1000.000, lama tidak ada kabar. A.J meminta uang kembali sebesar Rp 300.000 dengan alasan beli seragam dan kamu nanti bekerja di Kapal Api, lama juga namun pekerjaaan tak di dapat. Dan pelaku D.B menanyakan terkait pekerjaan yang di janjikan dan segera megembalikan uangnya, justru A.J tidak menempati, rasa marah seakan di tipu , pelaku curhat ke temanya terkait masalahnya sambil minum toak, kemudian pelaku di bantu tiga temanya mencari A.J di tempat kerjanya di daerah Juanda menggendarai motor Honda Beet S- 2338- OCC paparnya.

Ketika pelaku melihat AJ, tertidur di messnya, maka DB membangunkan nya di ajak ke jalan terjadi pengeroyokan hingga pinsan, tak lama korban di bawah ke rumah sakit RSUD Sidoarjo, hingga 5 hari di rawat meninggal dunia. Gerak cepat tim Resmob Polresta Sidoarjo membuahkan hasil dengan menangkap 3 pelaku di daerah dan provinsi, 1 lari masih DPO. Ketiga pelaku kini di amankan di Mapolresta Sidoarjo guna pemeriksaan lebih lanjut. Dan saya menghimbau Sdr R. Segera menyerahkan diri karena berani berbuat, berani bertanggung jawab Ujarnya.

Tersangka di jerat pasal 170 ayat ( 2 ) ke 3 KUHP melakukan kekerasan hingga me inggal dunia, pasal 351 ayat ( 3 ) KUHP penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia penjara paling lama 12 tahun penjara.( rif )