Tak Bertahan Lama, Usai Dibangun Jalan Rusak Lagi, Bupati Minta Truk Pasir Tidak Lewat Jalan Umum

Lumajang Wartapos.id – Sungguh memprihatinkan saat melihat Kondisi jalan didaerah Pasirian Kabupaten Lumajang, salah satunya jalan Bades – Gondoruso, dimana jalan tersebut baru saja di bangun beberapa bulan yang lalu sudah mengalami kerusakan lagi.
Diketahui perbaikan jalan Bades – Gondoruso menelan anggaran milyaran rupiah pada tahun anggaran 2021.
Fauzi, salah satu pihak kontraktor pelaksana proyek jalan yang saat ini mengalami kerusakan ketika dikonfirmasi via telepon pada Wartapos.id menyampaikan jika jalan tersebut rusak disinyalir akibat mobil angkutan yang melebihi tonase dan proyek tersebut belum P2, sehingga pihaknya akan segera melakukan perbaikan pada jalan yang rusak tersebut.
“Itu belum P2, itu penyebabnya bisa juga karena tonase terlalu besar, tonasenya melebihi batas, melebihi 10 ton, dan kami akan segera melakukan perbaikan” Ujarnya, kamis (06/10/22).
Saat ditanya berapa lama masa pemeliharaannya?,
Fauzi menjawab “Mungkin setahun, lupa aku,” imbubnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Selasa (04/10/2022), diketahui melakukan penyisiran ke beberapa titik jalan di wilayah Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, hal itu dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait beberapa jalan di desanya yang mengalami kerusakan akibat dilewati truk pasir.
Dalam peninjauan tersebut, Thoriq mengatakan beberapa jalan yang baru saja selesai diperbaiki kurang lebih tiga bulan tersebut sudah mengalami kerusakan, yakni Jalan Desa Gondoruso, Kalibendo, dan Bades.
“Saya kroscek langsung jalan yang rusak dibeberapa desa di Pasirian karena ada laporan jalan yang sudah kita bangun akhir tahun lalu sampai awal tahun ini, kondisi jalannya kembali rusak dan memang benar faktanya,” Ungkapnya.
Lebih jauh, Bupati menegaskan kepada seluruh supir truk pasir tidak diperbolehkan untuk lewat jalan umum, sedangkan untuk seluruh pelaku usaha pertambangan pasir berkewajiban membuat jalan tambang sendiri untuk kebutuhan pengangkutan hasil tambang.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengajak Kepala Desa dan masyarakat yang jalannya sudah dibangun, untuk ikut bersama dengan pemerintah menjaga jalan agar tetap awet dan tidak cepat rusak.
Reporter ; Nizar/Anwar





