Memperingati Isra Dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1443 H SMPN 1 Rejoso


Nganjuk, Wartapos.id -Bertempat di halaman SMPN 1 Rejoso menggelar peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1443 H, Sabtu ( 26/2/22 ) turut hadir kepala sekolah SMPN 1 Rejoso, penceramah asal Nganjuk, staf TU , guru, karyawan, dan siwa- siswi dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, kegiatan ini berjalan tertib dan lancar.
Isra dan mi’raj merupakan dua bagian dari perjalanan yang di lakukan nabi Muhammad Saw dalam waktu malam saja, kegiatan ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini nabi Muhammad Saw mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
Peristiwa isra dan mi’raj terbagi dalam dua peristiwa yang berbeda dalam isra’ nabi Muhammad Saw di berangkatkan oleh Allah Swt dari Masjidil haram hingga Masjidil Aqsha. Lalu dalam mi’raj nabi Muhammad Saw di naikan ke langit sampai ” Sidratul Muntaha” yang merupakan tempat tertinggi. Di sini nabi Muhammad Saw mendapat perintah langsung dari Allah Swt untuk menunaikan ibadah shalat lima waktu.

Kepala Sekolah SMPN 1 Rejoso Agus Eko Pudjiono, S.Pd., M.Si
mengatakan dengan di adakan peringatan isra’dan mi’raj nabi Muhammad Saw ini, anak anak tau peristiwa penting dan bersejarah, perjalanan nabi Muhammad Saw mendapatkan perintah dari Allah Swt untuk menyampaikan kepada seluruh umatnya untuk melakukan ibadah shalat lima waktu.
” Lanjutnya perlu saya sampaikan di SMPN 1 Rejoso ada kegiatan keagamaan di lakukan setiap hari Senin yaitu shalat Dhuha berjamaah karena hari tersebut ada literasi baca, dan di
Wajibkan setiap hari shalat dzuhur berjamaah sebelum pulang sekolah. dengan ini harapan kami anak anak tertib dalam melaksanakan shalat lima waktu.
Dengan peringatan isra’ dan mi’raj ini maka anak anak akan terbentuk pribadi pelajar yang berkarakter dan memiliki budi pekerti yang luhur. Tak hanya itu pelajar yang memiliki akhlakul karimah juga akan menjadi contoh yang baik di lingkungan tempat pelajar berada, ketika ia pulang di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Dalam kesempatan itu para pelajar juga memanjatkan doa bersama, agar bangsa Indonesia tetap damai dan tentram. Serta mendoakan agar pandemi yang melanda dunia saat ini segera berakhir. ( Uzi )




