Gebyar Senam Kader Kesehatan Di Wilayah RW 14 Kel .Simokerto


Surabaya, Wartapos.id – Sebanyak 200 kader kesehatan di kelurahan Simokerto Gelar Gebyar senam kader kesehatan di RW 14 sidoyoso II Kel.simokerto kec.simokerto Surabaya, Jum’at (19/11/21)
Serta turut hadir perwakilan kecamatan serta lurah Simokerto Dan juga ketua LPMK dengan adanya kegiatan ini untuk bisa mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat sekitar pola hidup sehat dan serta bisa lebih peduli lingkungan sekitarnya terhadap bahaya penyakit demam berdarah (DBD).
Kader kesehatan tidak hanya memantau jentik, namun harus bisa mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap bahaya DBD
Tentunya para kader membutuhkan sebuah teknik dan pendekatan tersendiri jika melakukan sosialisasi soal bahaya DBD di lingkungan masyarakat hal ini dilakukan agar apa yang disampaikan Kader kesehatan itu bisa diterima masyarakat.
“Eko Harianto Ketua LPMK Kel simokerto mengawali serta membuka acara dengan bersinergi dan memberi semangat ke pada kader Kesehatan di wilayah Kelurahan Simokerto kecamatan Simokerto Surabaya.
“Junaidi S.T Lurah Simokerto kegiatan yang di adakan ini khususnya di wilayah kelurahan Simokerto kader kesehatan sekitar 180 lebih dan sekarang menjadi kader kesehatan serta yang rutin harapan kedepannya bisa monitoring ke kader- kader di masing – masing beberapa RW.
khususnya RW 01 sampai RW14 di wilayah Kel.simokerto serta setiap lima Minggu sekali diadakan kerja bakti massal yang bersifat bergiliran ,dengan adanya Bumantik bisa membantu dan bermanfaat bagi warga sekitarnya.
Serta bisa mengontrol bak kamar mandi dengan cara kita senter kalau ada jentik nyamuk atau tidak dan kita sarankan untuk di kuras atau di bersihkan dan di beri serbuk.
Dengan pengembangan berikutnya kita sarankan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing warga kalau ada saluran atau minta bantuan kita hubung instansi pemerintah melalui DKRTH untuk sampahnya untuk kegiatan kita ini zero jentik dan smoga kita terhindar dari penyakit ” himbaunya.
Serta masalah balita staning di wilayah kelurahan Simokerto ada 11 anak balita dengan turun langsung di lapangan dengan cek di lapangan dengan visik yang berbeda – beda ada dari keturunan orang tua balita tersebut serta kita bisa cek di PKM di tembak Rejo kebetulan kepanjangan dari Dinkes surabaya dengan balita stantink juga ada faktor ekonomi orang tua dan juga pola makan yang gak sehat “jelasnya.
Reporter : GT





