SMPN 7 PROBOLINGGO Deklarasikan Anti Perundungan

Probolinggo, Wartapos.id – Sejumlah siswa SMPN 7 Probolinggo mengikuti Deklarasi Anti Perundungan bareng Steby Julionathan. Yang dimana perundungan terhadap siswa masih marak terjadi di lingkungan sekolah, baik yang dilakukan guru terhadap siswa atau siswa secara berkelompok terhadap seorang siswa.

SMPN 7 Probolinggo sendiri sebagai sekolah penggerak meminta kepada seluruh jajaran baik guru maupun siswa-siswinya untuk saling menjaga dan memperketat pengawasan terkait perundungan yang terjadi di sekitar terutama lingkungan sekolah.

Bahaya perundungan bisa ditekan bila anak diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak negatif perundungan. Melalui deklarasi dan kampanye tentu perlu dibarengi dengan mengajarkan anak mengenai pentingnya kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada orang tua, guru, teman-teman, dan seluruh orang yang dikenalnya.

Memang di awal-awal perundungan itu lebih banyak terkesan untuk bercanda, atau anak yang usil isengin anak yang lain. Tapi karena ini sering dianggap hal yang biasa, maka perundungan itu naik dinamikanya menjadi kekerasan. Dorongan untuk melakukan kekerasan dengan cara mem-bully itu kadang-kadang lebih besar daripada kemampuan akal sehat anak untuk memfilter benar atau salah dengan apa yang dilakukannya.

Masalah perundungan adalah tanggung jawab bersama dari pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat. Nilai kasih sayang dan empati harus sudah ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Selain itu, agar anak juga tak menjadi korban perundungan, keluarga sendiri harus bisa membentuk karakter anak yang berani bersuara. Nilai kesetaraan juga akan membuat anak berani untuk mengatakan tidak pada perilaku perundungan. Bila melihat ada kawannya yang dirundung, anak tak hanya akan diam saja dan berani untuk melawan atau melapor.

SMPN 7 Probolinggo mengharapkan untuk proses belajar-mengajar itu tetap harus merdeka, tapi bukan tanpa aturan. Artinya, tidak ada lagi murid yang tertekan, tidak ada lagi guru yang tertekan.

Dengan adanya Deklarasi Anti Perundungan diharapkan SMPN 7 Probolinggo bisa meminalisir terjadinya perundungan terhadap siswa-siswinya. Sehingga tercipta suasana sekolah yang ramah anak dan lingkungan. SMPN 7 Probolinggo sendiri sebagai sekolah penggerak berharap agar orang tua siswa-siswinya dan masyarakat untuk mendukung Deklarasi Anti Perundungan.

Reporter : Yuris/Sayful

Editor : Samsul Hadi