Bangkalan
Rangkaian Peringatan Hari Bhakti Adiyaksa Ke 61, Kejari Bangkalan Gelar Vaksinasi


Bangkalan, Wartapos – Dalam memperingati hari bhakti Adiyaksa ke 61, kejaksaan negeri Bangkalan menggelar kegiatan vaksinasi massal pada Kamis (08/07/2021). Rangkaian peringatan tersebut bertempat di halaman gedung Kejaksaan Negeri Bangkalan, kegiatan vaksinasi tersebut diikuti oleh keluarga besar kejaksaan dan masyarakat umum di sekitar gedung Kejaksaan Negeri Bangkalan.
Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Candra Saptaji, SH, MH mengutarakan bahwa pelaksanaan vaksinasi di kejaksaan negeri Bangkalan adalah dalam rangka mendukung program pemerintah, “Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk sebanyak mungkin warga masyarakat yang mendapatkan vaksin selain itu dalam rangka merayakan ulang tahun kejaksaan yang ke 61, hari Bhakti Adiyaksa namanya,” tutur Candra.
Selain itu, Candra juga mengutarakan bahwa kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 wib tersebut ditargetkan 500 orang dan sampai saat ini terpantau sudah 500 orang lebih yang melaksanakan vaksinasi di kejaksaan tersebut.

“Sampai saat ini sudah 500 orang lebih, jadi sudah melebihi target. Ya kami sangat bersyukur berkat dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan, kami berterima kasih atas kelancaran kegiatan ini.” Pungkasnya.
Di tempat yang sama, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron disela-sela kesibukannya memantau pelaksanaan kegiatan vaksinasi di kejaksaan negeri Bangkalan mengutarakan apresiasi dan terima kasihnya atas kerjasama dengan keluarga besar kejaksaan.
“Terima kasih atas kerjasamanya sehingga sudah melampaui target awal jumlah peserta vaksinasi. Yang semula sasarannya adalah pegawai dan keluarga besar kejaksaan dan untuk umum sehingga pesertanya bisa melampaui target. Seperti tadi yang disampaikan pak Kajari, Alhamdulillah sekarang kesadaran dan antusiasme masyarakat sudah tumbuh di masyarakat terkait dengan Protkes dan vaksinasi.”papar Bupati yang akrab disapa Ra Latif menyampaikan.
Ra Latif juga mengutarakan bahwa dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat, maka kedepannya akan semakin digalakkan dan bekerja sama dengan seluruh lembaga sehingga target akan bisa dicapai dan terpenuhi.
Terkait dengan anak-anak yang mulai bisa di vaksin, Ra Latif memaparkan, “Vaksin anak ini memang disiapkan untuk sekolah tatap muka, diwajibkan pada anak-anak usia 12 tahun keatas harus vaksinasi untuk kegiatan belajar tatap muka. Nanti kita koordinasikan dengan OPD terkait terutama Diknas dan Dinkes terkait dengan vaksinasi anak-anak.” Pungkasnya. (S4N)



