Sidoarjo

Demi Pemerataan Pelayanan dan Infrastruktur Rumah Sakit Type C akan Dibangun di Sidoarjo Barat

Sidoarjo, Wartapos – Dalam pelaksanaan dan usaha pemerintah  daerah dan menindaklanjuti infrastruktur pembangunan Rumah Sakit Krian type c yang akan di bangun di Desa Tambak Kemerakan jln Bibis Bunder kecamatan Krian  demi pemerataan dan peningkatan pelayanan, karena bagi masyarakat Sidoarjo barat bila terjadi kritis untuk menuju RS kota agak jauh maka sudah beda lagi penangananya sekitar 1 jam dalam perjalannaya Jumat (2/7).
Dalam pembangungan ini pelaksannaan nya dikerjakan oleh PT Yodya karya dan PT Permata Anugerah  persada dalam peresmian itu hadir Bupati dan  Wakil Bupati , Ketua DPRD kabupaten Sidoarjo, kepala dinas cipta karya dan perumahan, kejaksaan, Dandim, Polresta dan forkopimda kabupaten Sidoarjo dalam sambutanya  Gos Muhflor”  untuk  pelayanan tidak ada diskriminasi semua masyarakat Sidoarjo berhak untuk mendapatkan pelayanan yang sama tidak ada perbedaan, Rumah Sakit yang mewakili sidoarjo barat ini akan mengcover 5 kecamatan, Krian, Balongbendo, Wonoayu, Prambon, Tari.
Rumah Sakit ini bertype C untuk umum tingkat kabupaten, melayani umum dan unggulan pelayanan spesialis ortopedi dan trauma kecelakaan, pembangunan RS ini, anggarannya 125 milyar, untuk  4 lantai, bangunan harus bagus untuk, memenuhi aspek fungsi dan estetika bangunan untuk kepentingan masyarakat sekitar.
Dalam pelaksanaanya selesai 6 bulan tahun ini harus selesai dan kita memperketat bagi pemenang tender, fasiltas ada 144 bed , kamar, saya rasa cukup untuk melayani masyarakat yang tinggal di sekitar Krian juga sekitarnya, dan juga karena di Krian ini sudah ada beberapa RS swasta, nantinya ada lagi RS. Yang akan di bangun di sukodono namun perlu di kaji dan dipertimbangkan lagi karena di sana masih solid, untuk Sidoarjo selatan sudah ada RS. Pusdik porong, dan bila RS Krian ini sudah terilisasi dan bagus juga masyarakat sudah memiliki BPJS keseluruhan maka pemerataan kesehatan tentunya bisa di rasakan dan hadirnya bisa membantu masyarakat tidak jauh jauh ke RS Sidoarjo kota, masih katanya Muhdlor terkait PPKM mikro darurat induk belum ada surat yg turun dari pusat, juga tempat juga untuk tempat ibadah tetep bisa di gunakan sebelum ada surat edaran kita menyesuaikan budaya dan geografis Sidoarjo juga kearifan lokal. (rif/yusuf)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button