Jelang Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri, Kodim 0829 Gelar Gladi Apel Gelar Pasukan Satgas Covid-19


Bangkalan, Wartapos – Gladi kotor persiapan Apel Gelar Pasukan Satgas Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangkalan dilaksanakan di alun-alun selatan, Jalan Veteran Bangkalan pada Jum’at (11/06/2021) berlangsung lancar.
Hadir dalam pelaksanaan Gladi kotor Apel Gelar Pasukan tersebut antara lain Kompol I Made Widyana, Sik.Kabagops Polres Bangkalan (Selaku perwira apel), Mayor Arh Purwanto Kassub Kogartap 0829/Bangkalan (Pimpinan apel) dan Kapten Inf Imam Ghozali Danramil Galis sebagai Komandan Apel.
Peserta dalam gladi kotor tersebut terdiri dari 1 SSK Kodim 0829/Bangkalan, 1 SSK Yonif Mekanis 516/CY, 1 SSK Polres Kab. Bangkalan, 1SSK Brimob Polda Jatim, 1 SSK Gabungan Dishub Kabupaten Bangkalan, Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Bangkalan, PDAM dan Pemadam Kebakaran. Sedangkan materiil yang dilibatkan dalam gladi tersebut antara lain 2 truck NPS Yon 516/Cy, 12 unit Mobil Sabhara Polres Bangkalan, 1 unit Mobil Raisa Polres Bangkalan, 1 kendaraan roda 4 ambulance Dinas Kesehatan dan 1 kendaraan BPBD kabupaten Bangkalan.
Menanggapi hal tersebut, disela-sela kesibukannya, Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos mengutarakan bahwa pelaksanaan Gladi kotor Apel Gelar Pasukan Satgas Covid-19 merupakan upaya untuk pengecekan baik personel maupun materiil dalam rangka menyambut kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di wilayah Kabupaten Bangkalan.
“Gladi apel gelar pasukan ini disiapkan untuk menerima kunjungan kerja Panglima TNI dan Kapolri yang direncanakan pada esok hari. Jadi tujuannya untuk mengetahui sejauh mana dari kesiapan Satgas Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangkalan terutama yang ada di kecamatan Arosbaya dan Klampis,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Penerangan Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi. mengutarakan bahwa tokoh agama mulai bergerak untuk berupaya memutus rantai penyebaran pandemi di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur.
“Kali ini, tokoh-tokoh agama juga bergerak mensosialisasikan adanya protokol kesehatan melalui khutbah Jum’at. Tokoh agama dan masyarakat mulai berperan membantu Pemda memutus rantai penyebaran Covid-19 di Bangkalan,” tuturnya.
Ia menilai, protokol kesehatan merupakan salah satu cara ampuh yang dapat memutus rantai penyebaran pandemi. “Musuh kita tidak kasat mata. Maka, patuhi protokol kesehatan,” tegasnya. (Ahsan/Red)





