Ra Latif Himbau Agar Rayakan Malam Tahun Baru 2021 Dirumah Masing-masing

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron didampingi ketua DPRD kabupaten Bangkalan, Moh. Fahad dan Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Soa saat memberikan keterangan pers di Pos Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 Pelabuhan Kamal.

BANGKALAN, Wartapos.id – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron memberikan himbauan kepada masyarakat kabupaten Bangkalan agar dalam kondisi pandemi Covid-19 (Corona virus deseas 2019) tersebut melaksanakan perayaan pergantian malam pada tahun baru 2021 di rumah masing-masing. Hal tersebut diungkapkan oleh Ra Latif saat melaksanakan patroli pengamanan Natal 2020 dan tahun baru 2021 di pos pengamanan Pelabuhan Kamal, Kamis (24/12/2020) sore.

“Ketika ada warga dari luar Bangkalan berkunjung, sebaliknya, mungkin warga dari Bangkalan yang berkunjung ke Surabaya, Tentunya harapan dari pemerintah kabupaten atau kota dan provinsi, semua masyarakat yang ingin merayakan kegiatan tahun baru ini untuk ditahan dan dirumah saja karena ada Rapid test antigen yang akan diterapkan. Ketika nantinya masyarakat ini positif, tentu akan langsung dikarantina.” Sambungnya.

Peta sebaran Covid-19 kabupaten Bangkalan (Jum’at, 25/12/2020)

Ra Latif berharap agar masyarakat mengerti dan memaklumi dengan keadaan tersebut, “Mudah mudahan masyarakat seluruhnya mengerti dengan keadaan ini, dan tentunya tujuan kita tidak lain adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini agar segera kehidupan tatanan normal baru dapat kita laksanakan dalam sehari-hari. Tentunya tetap menggunakan protokol Kesehatan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto SIK melalui Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Abdul Aziz Sholahuddin mengutarakan bahwa ada beberapa alternatif yang akan diberlakukan pada saat pengamanan malam tahun baru.

“Ada beberapa alternatif yang akan diberlakukan pada saat pengamanan malam tahun baru khususnya di akses jembatan Suramadu,” tuturnya melalui pesan WhatsApp pada Jum’at (25/12/2020) malam.

Adapun beberapa alternatif yang akan diterapkan, menurut Azis antara lain adalah :
– Patroli gabungan diatas jembatan suramadu untuk memastikan tidak ada pengendara yang berhenti.
– Penyekatan menjelang pukul 00.00 wib.
– Rapid test untuk meminimalisir adanya kegiatan masyarakat di jembatan suramadu.

Azis juga mengutarakan bahwa Rapid test dilaksanakan selektif prioritas menyesuaikan situasi dan kondisi untuk meminimalisir adanya kerumunan.

“Kita mengharapkan di situasi pandemi ini, masyarakat melaksanakan liburan atau perayaan malam tahun baru dirumah saja. Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” harapnya.

Perlu diketahui, update data peta sebaran Covid-19 kabupaten Bangkalan yang dikeluarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan (data per Jum’at, 25/12/2020, pukul 18.00 wib) jumlah pasien terkonfirmasi positif (confirm lab) sebanyak 899 pasien, suspek sebanyak 143 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 716 orang pasien.

Pewarta : Ahsan
Editor : Samsul Hadi