

Sidoarjo, Wartapos.id – BHS – TUFIKULBAR tak henti terus melangkah dalam mewujudkan UMKM dan kemandirian pangan adalah marwah yang terus di lakukan dalam berdiolag dengan masyarakat,semangat dalam membangun membentuk pondasi yang kuat dalam segi ekonomi,harapan pendapatan menguat ,kesejahteraan masyaraka terpenuhi maka keadilan bisa berjalan.
Wartapos Sidoarjo id-Terus menatap dan menata maju dalam mewujudkan Sidoarjo yang berswasembada pangan adalah program yang di lakukan calon Bupati dan Wakil bupati no urut 1 ini.berdiolag dan berinteraksi dengan pedagang dalam rood show ke setiap kunjungannya.
pasar adalah tulang punggunniperekonomian masyarakat,ketika Bambang Haryo Soekartono dan Taufiqulbar berkunjung ke pasar GSA ( Griya Samudra Asri ) desa Kramat Jegu Taman Sidoarjo( 30/9 ).pasar yang di kelola RW tak luput dari pantuan BHS,mantan anggota DPR RI ini sangat peduli wong cilik,BHS memuji kebersihannya dan penataannya yang rapi meskipun pasar yang di kelola oleh Inkopal ( koperesi Angkatan Laut ),layak di apresiasi karena masyarakat sekitar sangat berharap pada pasar ini.di setiap blusukan keluh kesah dan harapan selalu di kedepankan salah satu pedagang Cici
yang menjual aneka roti basah ,berharap bila nanti di amanati menjadi bupati Sidoarjo BHS bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan pasar ini,membeli dangangan warga untuk di bagikanke warga lagi,dan kalau nanti rasanya bisa bersaing dengan yang lain yang jadi atensi dalam kunjunganya itu, BHS selalu menekankan untuk membeli atau kulakan barang yang diproduksi di daerah Sidoarjo itu sendiri
“jangan ambil dari luar Sidoarjo,harapan saya sidoarjo menjadi kota berswasembada pangan dan bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan mayarakatnya.” katanya
Masih kata BHS “untuk ketela dan ubi ,kita adalah pengexpor terbesar di dunia, dan mestinya kita sudah mempunyai pabrik tepung sendiri di samping keberadaan pasar ini mampu memecah kepadatan penggunjung pasar kecamatan pasar ini di kunjungi 1500 pembeli ” harapnya
Di tempat yang sama ketua RW sekaligus pengelola pasar Kusmariyono “pasar ini berdiri pada tahun 2011,dan menenpati lahan fasum perumahan ,ini hanya sewa apalagi di masa pandemi yang perlu di perhatikan protokol kesehatan pemerintah perlu di suport untuk pengadaan wc umum,armada truck sampah dan tempat pembuangan sampah,yang akan di bangun difasum sebelah barat” pintanya
habis kunjungan ke pasar GSA BHS – Taufiqulbar pukul 12.00 WIB menuju ke stasiun Sepanjang,BHS mengapresiasi dan mendorong ,Stasiun Sepanjang ini bisa untuk transit kereta cepat.kedepnnya Stasiun sepanjang sebagai control ,BHS selalu mendorong Kadishub untuk bisa di buat stasiun transit,juga jlur yang menghubungkan ke stasiun Tarik ,karena Stasiun tarik bisa untuk Stasiun logistik “karena peminat kereta api sudah ada peningkatan ,stasiun Sepanjang ini di butuhkan dan harus di antisipsi semi moda transpotasi masal terkait fasilitasnya” masih kata BHS
di tempat yang sama kepala stasiun Sepanjang Arif “untuk sementara hanya melayani sepur lokal,seperti Doho,untuk kereta api jurusan tertentu di tentukan bukan setiap hari,ada sekitar 100 orang
yang memakai fasilitas kereta api ini” tutupnya
selesai dari kunjungan ke Stasiun Sepanjang BHS bersilaturokhim ke ulama yang ada di desa Ngelom dan di Taman.
Reporter: rif/sun





