Hasil Rapid Sejumlah Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup

Lumajang Wartapos.id– Ada 3 pedagang yang menunjukkan reaktif saat dilakukan rapid test massal gratis kepada para pedagang di Pasar Kunir – Lumajang oleh Dinas Perdagangan bersama Dinas Kesehatan Lumajang, minggu (06/07/2020)

Dengan adanya pedagang yang reaktif, Dindag pun menutup sementara waktu Pasar Kunir selama seminggu. Mulai 7 Juli sampai 13 Juli 2020. Sementara 3 pedagang yang reaktif, kini sudah menjalani tes swab.

“Mudah-mudahan hasilnya negatif. Jika nanti positif, mungkin tutupnya bisa lebih lama,” Ujar Sekretaris Dindag Lumajang, Aziz Fahrurrozi pada Memo Timur, Senin (6/7/2020).

Aziz menyampaikan, ada 45 pedagang di Pasar Kunir yang mengikuti rapid test massal. “Ada beberapa pedagang lainnya yang saat itu tidak berjualan,” lanjutnya.

Sebelum Pasar Kunir ditutup, pihak Dindag sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat. Khususnya para pedagang di sana. Memang ada sejumlah pedagang yang keberatan dengan adanya kebijakan ini.

“Kalau yang protes ada. Karena ini kebijakan dari pimpinan, dari pemerintah, ya harus diikuti,” Imbuh Aziz.

Pasar Kunir menjadi pasar pertama yang menjadi lokasi rapid test massal. Ada kemungkinan selanjutnya rapid test juga dilaksanakan di pasar lainnya. “Tergantung kesediaan peralatan dari Dinkes,” Pungkasnya.

Sementara itu Kepala Pasar Kunir, Zainul Halim membenarkan Pasar Kunir ditutup sementara mulai tanggal 07/07/2020 hingga 13/07/2020.

“Kalau positif cofid tidak ada hanya refidnya positif 3 orang kita masih menunggu hasil swab insya Allah hari ini (selasa 07/07/2020) kluar.” Tulis Zainul via WhatsApp nya.

Reporter ; Nizar / Anwar