Sambutan akrab warga Babatan Dupak untuk Bu Henny

Bu Henny mendengarkan aspirasi dan keluh kesah warga

Surabaya, Wartapos.id – Dalam rangka meminimalisir penularan Covid_19 berbagai cara dan usaha terus di maksimalkan, tentunya hal ini tidak akan berhasil tanpa ada kesadaran dan kedisiplinan dari masyarakat.

Dalam upaya tersebut Siti Anggraenie Hapsari (SAH) atau yang akrab disapa Bu Henny selaku sosok pengayom masyarakat merasa terpanggil untuk turut serta dalam mengantisipasi pemutusan rantai penularan Covid_19 yang semakin meluas penyebarannya.

Ketua RW 05 Bana Supeno memberi arahan kepada tim penyemprot

Dengan jiwa leadership beliau mengerahkan puluhan petugas penyemprotan untuk turun dalam program penyemprotan desifektan serta pembagian masker dan paket sembako ke sejumlah wilayah Kelurahan Gundih Kecamatan Babatan Surabaya, tepatnya Babatan RW 05.

Bana Supeno selaku ketua RW 05 memberikan sambutan langsung kepada tim SAH pada hari Minggu (17/5) bertempat di balai RW 05 Gundih. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tim SAH yang langsung dipimpin oleh Bu Henny yang memang sudah jauh hari ditunggu kedatangan nya di lokasi tersebut

Sebelum kegiatan berlangsung Bu Henny memberikan sambutan dan menyampaikan kehadirannya seperti bernostalgia didaerah tersebut karena semasa kecil Bu Henny tinggal di Daerah Dupak. Bana Supeno sempat memberi pengarahan kepada para petugas penyemprotan untuk menunjukan area mana dan arah kemana yang perlu di semprot desinfektan agar supaya tercakup merata di seluruh wilayah 13 RT yang ada di bawah naungan RW 05 kelurahan Gundih.

Ditemui oleh Wartapos, Sapuan Bintoro selaku
Ketua RT 04 RW 05 juga menyampaikan bahwasannya “Bu Henny adalah sosok yang ditunggu tunggu selama ini, selain ingin tahu sosok Bu Henny warga disini juga mengharapkan agar kegiatan penyemprotan ini bisa efektif menekan penularan virus corona”, ujar beliau saat acara penyemprotan berlangsung.

Selama proses kegiatan berlangsung, Bu Henny menyempatkan membagikan bantuan serta mendengarkan keluh kesah warga yang selama ini merasa belum diperhatikan oleh Pemerintah. Dengan berurai air mata mereka menyampaikan bahwa selama ini tidak pernah dapat bantuan dari Pemerintah meskipun sudah berkali kali didata dan dimintai KTP. Dengan intuisi keibuan Bu Henny mencoba meredam emosi warga agar tidak berlarut larut.

Selain mendengarkan keluhan warga, Bu Henny juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi rumah warga yang terbilang jauh dari kata sejahtera, beliau mengaku prihatin atas kondisi masyarakat di bawah garis ekonomi yang belum tersentuh sama sekali oleh program pemerintah.

Pada kesempatan yang sama Bu Henny menyampaikan bahwa hal tersebut akan menjadi salah satu skala prioritas perhatiannya apabila nanti maju pada kancah pilkada, serta mengharap dukungan dan doa restu dari warga Surabaya untuk maju sebagai Wakil Walikota Surabaya.

Reporter : Toan                                                               Edito : Samsul