Ludfi Tokoh Pemuda Jangur Ajak Warga Berdoa Bersama Untuk Melawan Virus Corona

Probolinggo, Wartapos.id – Setiap tahun di hari ke-27 bulan ke-7 (Rajab) kalender Hijriyah, pastilah dikenal dalam sejarah Islam sebagai hari Isra Mi’raj.
Yakni perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram ke Masjid Aqsha, lalu dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, yang berada diatasnya langit ke tujuh, untuk menghadap Allah SWT.

Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ini, mungkin tidak mampu terpikir oleh logika dan nalar manusia biasa. Tetapi, wajib untuk dijadikan pelajaran bagi umat Islam.
Pasalnya, dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW, mendapat perintah untuk umat Islam menunaikan sholat lima waktu dalam sehari
Sehingga umat Islam di dunia dan Indonesia setiap tahun memperingati Isra Mi’raj dengan melaksanakan do,a bersama dan bersholawat Nabi Muhammad SAW.
Minggu malam (22/3/2020) atau 27 Rajab 1441 Hijriyah, kurang lebih dari seribu warga Desa jangur, Kecamatan sumberasih, Kabupaten Probolinggo, memperingati Isra Mi’raj dengan melakukan bersholawat dan Do,a bersama yang dilaksanakan di rumah almarhum bapak rohim blok talang. dengan harapan agar bangsa Indonesia tambah sejahtera, aman, damai dan dijauhkan dari virus corono (COVID-19).
Ludfi tokoh pemuda Desa Jangur menjelaskan setiap tahun warga Desa Jangur yang hidupnya sebagai mayoritas petani rutin memperingati hari besar islam termasuk Isra Mi’raj yang merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan.
“Inti Isra Mi’raj ini, agar kita sebagai umat Islam untuk menambah Iman dan takwa kepada Allah SWT, dan juga para jamaah berdoa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari virus Corona dan mengaku seribu jamaah masjid Al-Muthofa berdoa mengusir virus corona agar kembali ke habitatnya” kata Ludfi.
Lebih jauh dijelaskan Ludfi warga memperingati Isra Mir’raj itu, mengingatkan kita semua bahwa umat Islam wajib hukumnya melaksanakan sholat 5 waktu dalam sehari.
Menyinggung tentang penyebaran virus corona yang belakangan ini menjadi isu Internasional, masyarakat tidak perlu panik dan takut berlebihan. Sesuai anjuran dari Pemerintah, agar kita hidup harus menjaga kebersihan seperti yang dianjurkan dalam Islam.
“Kalau kita rutin ber wudhu, InsyaAllah salatnya baik, tidak akan terkena virus corona. Islam sudah mengajarkan umatnya cuci tangan dan bersih bersih badan lima kali sehari. Jadi virus corona akan lari terbirit-birit bila ketemu orang yang bersih badannya,” jelas Ludfi sambil menjelaskan hadist Nabi, An-nadhafatu minal iman, “Kebersihan sebagian dari iman.
Reporter : yuris/sayful





