BangkalanJatim

Cegah Stunting, Dua Puskesmas Gandeng Forpimca Bagikan Pil FE

Siswi SD dan SMP saat memberikan contoh minum obat penambah darah (Fe) di depan siswi lainnya. (foto/ahsan)

Bangkalan, Wartapos.id – Berbagai upaya untuk mencegah anak dari stunting terus dilakukan.

Seperti halnya dilakukan puskesmas Arosbaya dan Puskesmas Tongguh, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan misalnya, mengadakan sosialisasi dan pencanangan pembiasaan minum tablet tambah darah (fe) pada remaja putri untuk mewujudkan bebas stunting.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa lokasi diantaranya SMPN 1 Arosbaya dan SMP Sa’idiyah Desa Buduran pada Selasa (11/2/2020).

Kepala Puskesmas Arosbaya, Hj. Masturah kepada Wartapos.id mengatakan, kegiatan ini selain untuk mencegah stunting, juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas diri dari para remaja putri sebagai calon ibu. Sebab, suplemen gizi yang diberikan itu mengandung zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia.

“Karena kita tidak ingin remaja putri Arosbaya melahirkan anak dengan kondisi stunting yang disebabkan oleh kondisi ibu penderita anemia sehingga anak yang dilahirkan nantinya memiliki berat badan lahir rendah,” jelasnya.

Masturah menambahkan, berdasarkan pada data stunting di wilayah kerja puskesemas Arosbaya saat ini terdapat 60 orang.

“Setelah kita melakukan validasi data jumlah stunting di wilayah kerja Puskesmas Arosbaya, hanya  60 orang, sedangkan data pada Riset kesehatan dasar (rekisdas) tahun 2013 jumlah stunting  diwilayah kerja puskesmas Arosbaya  sebanyak 260 orang,”tutur Masturah ini.

Masturah berharap dengan adanya gebyar dan pencanangan pembiasaan minum tablet penambah darah (FE) pada remaja putri ini diharapkan angka stunting di wilayah kerja puskesmas Arosbaya menurun.

“Kita berharap adanya penetapan hari Selasa untuk minum tablet fe bersama ini, Arosbaya Bebas Stunting,” pungkasnya

Senada dengan Masturah, Kepala Puskesmas Tongguh, drg Titin Trisnowati menambahkan bahwa pemberian tablet tambah darah ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan setiap Selasa di sekolah-sekolah yang akan dikontrol langsung dari puskesmas – puskesmas di Kecamatan Arosbaya tersebut.

“Setiap minggunya nanti petugas dari tiap puskesmas akan mengontrol minum fe ini, sesuai dengan wilayah kerja kami ya, dan akan kami evaluasi setiap minggunya,” ujarnya sembari menyampaikan jumlah angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Tongguh pada periode Januari – Februari 2020 ini terdapat 4 orang anak.

Sementara itu, Camat Arosbaya, Mahrus, SH, MM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilakukan oleh dua puskesmas yang berada di lingkungan kecamatan Arosbaya, yakni Puskesmas Arosbaya dan Puskesmas Tongguh.

“Tujuannya untuk mencegah angka stunting di wilayah Arosbaya. Sehingga angka stunting di tahun yang akan datang mengalami penurunan. Dengan sasaran peserta remaja putri dari SMP, SMA dan pondok pesantren yang ada di Arosbaya,” tuturnya.

Reporter : ahsan
Editor      : antonius zie

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button