
Bangkalan,Wartapos.id – Persoalan sampah dalam perkembangannya kian banyak pihak yang memberikan perhatian. Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu daerah yang di pandang belum maksimal dalam upaya penanganan sampahnya, sehingga menjadi dasar bagi pemuda – pemuda aktivis lingkungan yang tergabung dalam komunitas Bangkalan Olah Sampah (BOS) untuk bersinergi dan bahu membahu memerangi sampah dengan keluarga besar Kodim 0829/Bangkalan. Hal tersebut tampak nyata saat presentasi yang disampaikan oleh BOS di depan para Komandan Koramil jajaran Kodim 0829/ Bangkalan pada Senin (20/01/2020) Di Gedung Manunggal Komplek Makodim 0829 Jalan Letnan Abdullah Bangkalan.
Komandan Kodim 0829/Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos melalui Pasi Teritorial Kodim 0829/Bangkalan, Kapten Inf Badrut Mutammam kepada wartapos menyampaikan,”Kami, Mewakili Bapak Dandim, mewakili Bapak Kasdim serta mewakili Keluarga Besar Kodim 0829 mendukung program kegiatan Bangkalan Olah Sampah (BOS) karena kami cinta kebersihan, kami senang dengan kebersihan. Bahkan kami ingin bukan hanya tim namun kami ingin ada organisasi besar yang ada di Bangkalan dan tersusun sedemikian rupa sehingga sampah di Kabupaten Bangkalan ini tidak ada lagi. Kami berencana bagaimana kota Bangkalan yang pusatnya adalah alun-alun, kita buat alun-alun ini sebagai jantung kota, jantung kebersihan, Jantung hijaunya kota Bangkalan.” Papar pasiter yang akrab disapa Tamam ini.
Lebih lanjut, Tamam menyampaikan akan bersinergi dengan Instansi dan stakeholder lainnya,”Kami juga akan bersinergi dengan Kepolisian, dengan Lanal (pangkalan TNI AL), dengan Forpimda yang lain juga Pemkab Bangkalan untuk menjadi contoh dan membersihkan semua yang sekiranya tidak pantas dipandang oleh mata.” Sambungnya.
Founder Bangkalan Olah Sampah (BOS), Nur Rahmat Ahirulloh yang akrab disapa Nara atau Yoyong menyampaikan, BOS adalah wadah kepemudaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masalah persampahan.
“BOS bermaksud melakukan tindakan riil untuk mengelola sampah melalui terapan Waste Management dari hulu ke hilir berdasarkan konsep Reduce (pembatasan), Recycle (pendauran ulang) dan Reuse (pemanfaatan ulang).” Ujarnya mengawali keterangannya.
Nara lantas melanjutkan,”Terapkan Waste Management adalah solusi untuk bebas sampah. Konsep itu, sesuai dengan amanat Undang Undang No.18 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah (UUPS) khususnya Pasal 13, 44 dan 45, Membangun kesadaran masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan tentang masalah sampah melalui upaya edukasi dan sosialisasi.” Sambungnya.
“Oleh karenanya, BOS berupaya bisa bekerja sama dengan Kodim 0829 Bangkalan untuk bersama- sama menerapkan waste management dengan efektif dan efesien. Alhamdulillah, Kodim 0829 Bangkalan malah mendorong kami dalam melaksanakan penegakan hukum berdasarkan UU Pengelolaan Sampah (UUPS) Nomor 18 tahun 2008 dan regulasi pengelolaan sampah lainnya, serta mendorong pengelolaan sampah kawasan sebagai solusi masalah sampah.”imbuhnya.
Terakhir, Nara menyampaikan,”Dalam merealisasikan Waste Management di Kabupaten Bangkalan ini sehingga mampu menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi penyakit akut di lingkungan Bangkalan. Untuk itu, BOS berharap Kodim 0829 Bangkalan untuk menjadi mitra BOS dan berkenan menjadi bagian dari Tim Bangkalan Bebas Sampah (BBS) bersama Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Kajari, Ketua PN dan Ketua MUI.” Harapnya.
Hadir dalam presentasi yang disampaikan antara lain Pasi Teritorial Kodim 0829, Pasi Intel Kodim 0829 serta para komandan Koramil jajaran Kodim 0829/Bangklan. (San).





