

BANGKALAN, Wartapos.id – Warga dan pemilik Kios di Pasar Tanah Merah mendadak panik, saat api mulai membakar deretan kios dengan cepat pada Senin (29/10/2019) petang. Warga dan pemilik Kios mwnduga api berasal dari bagian dalam kios pasar sebelah timur yang berdekatan dengan Masjid Al Hasanah. Diperkirakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB sesaat usai Jamah Masjid Al Hasanah selesai menunaikan sholat Isyak.

Saat Jurnalis wartapos tiba di lokasi kebakaran, terlihat Mobile Water Cannon sedang berupaya memadamkan kebakaran tersebut. Sayangnya, droping pasokan air dari tangki PDAM dan tangki Dinas Lingkungan Hidup agak terlambat dikarenakan lalu lintas yang macet sekitar 2 kilometer menuju lokasi kebakaran.“Ini mobile water Cannon, jadi perlu backup tangki air untuk memadamkan api,” ujar seorang petugas memberikan penjelasan saat beberapa warga menanyakan kenapa masih menunggu tangki air untuk memadamkan api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartapos di lokasi kebakaran, listrik dipadamkan sekitar Pukul 19.30 WIB untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlihat 3 (tiga) personel petugas lapangan dari PLN dilokasi kebakaran. Salah seorang petugas, Hamdan menuturkan,”Kami posisi sedang di sekitar Patemon saat diperintahkan untuk memadamkan aliran listrik di wilayah pasar Tanah Merah ini, sehingga cepat bisa dipadamkan,” ujarnya.
Hamdan menjelaskan saat ada warga yang khawatir trafo dari gardu listrik yang posisinya berada di tengah pasar tersebut,“Trafo yang di tengah pasar itu sudah tidak berbahaya kalau arus atau aliran listrik sudah dipadamkan. Kami hanya menjalankan perintah untuk selanjutnya mas,” Sambungnya.
Ahmad, salah seorang warga yang tinggal di belakang pasar Tanah Merah menuturkan bahwa warga yang tinggal di belakang pasar, membantu memadamkan dan melokalisir agar kebakaran tidak merembet ke rumah – rumah warga,”Kalau membantu pemadaman, warga antusias membantu. Karena apa, karena dibelakang sini masih banyak rumah. Jadi kalau tidak segera dipadamkan, maka akan merembet ke rumah warga,” Uajar Ahmad sambil bergegas.
Sementara itu, dari pantauan wartawan wartapos, hingga pukul 22.37 WIB api masih terlihat berkobar dan sedang dipadamkan oleh Mobile Water Cannon milik Polres Bangkalan dengan di komandoi oleh Wakapolres Bangkalan, terlihat pula 2 (dua) unit pemadam kebakaran dari Pangkalan TNI AL Batuporon serta 1 (unit) Pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan informasi dari pengemudi tangki air PDAM Bangkalan, diperkirakan sudah 8 (delapan) tangki yang dikirim untuk membantu melakukan pemadaman tersebut. (San)





