Wabub : sidak hari pertama masuk kerja ASN Bangkalan akan dilaporkan ke MenPan

Bangkalan, Wartapos.id – Hari pertama masuk kerja, pasca cuti bersama lebaran, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron yang diwakili Wakil Bupati Bangkalan, Drs, Moh Mohni, MM dengan didampingi oleh Penjabat Sekertaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bangkalan, Drs, Setijabudhi, MM dan Plt Kepala Inspektorat Kabupaten Bangkalan, Ir. Abdurrahman, SH langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek tingkat kehadiran ASN ke sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Sidak dilakukan oleh tiga tim yang disebar ke berbagai instansi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan setelah pelaksanaan upacara rutin hari Senin (10/06/2019)

Dalam keterangannya kepada media, Wakil Bupati Bangkalan, Drs, Moh Mohni, MM menyampaikan bahwa sidak yang dilaksanakan dibagi dalam 3 (tiga) tim. Menurut Mohni (sapaan akrab Wakil Bupati Bangkalan) yang langsung memimpin tim sidak, mengatakan sidak yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung tingkat kehadiran ASN pasca cuti bersama hari raya idul fitri 1440 H.

“Sesuai aturan, tanggal 10 Juni 2019 para ASN sudah harus akif bekerja, dan tidak boleh menambah cuti. Karena itu pelaksanaan sidak pada hari ini di prioritaskan ke unit pelayanan, selain melihat tingkat kehadiran sebagai wujud kedisiplinan ASN, Bupati juga menghimbau agar setiap instansi terutama unit pelayanan harus sudah aktif dan memberikan pelayanan prima,” ujar Mohni.

Untuk ASN yang tidak masuk menurut Mohni akan diserahkan Ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan untuk diberi sanksi sesuai aturan, kecuali mereka yang tidak masuk karena berhalangan karena alasan yang mendesak, seperti keluarga meninggal, atau sakit dan cuti melahirkan, tetapi tetap harus ada surat keterangan dokter maupun cuti melahirkan.

Saat ditanyakan tingkat kehadiran ASN, Mohni menyampaikan,”kami belum tahu hasil sidaknya, tetapi hasil sidak hari ini harus dilaporkan ke Mentan maksimal nanti sore jam 3 (15.00 WIB, red) itu sesuai dengan surat edaran B26/M. SM. 00.001/2019. Perihalnya tentang laporan hasil pemantauan kehadiran aparatur negara sesudah cuti bersama hari raya idul Fitri 1440 H.” Tutur Mohni.

Mohni berharap seluruh ASN di Kabupaten Bangkalan masuk kerja dikarenakan sanksinya ditentukan dari pusat. “Saya berharap semuanya sudah tahu dan masuk kerja, karena sanksinya itu sangat berat. Kan sudah ada PP 53 tahun 2010.” Harap Mohni menutup penjelasannya. (San)