Kapolres Lumajang Turun Langsung Amankan Jalannya Malam Takbir 

 

apel jelang malam takbir, 281 personil disiapkan amankan malam takbir

Lumajang Wartapos.id – Besok (Rabu, 5 Mei 2019) adalah hari kemenangan umat Islam di seluruh dunia, dimana hari tersebut adalah tepat tanggal 1 Syawal 1440 Hijriah atau biasa disebut Hari Raya Idul Fitri. Dalam tradisi di Indonesia sendiri, setiap malam terakhir di bulan Ramadhan selalu dirayakan dengan perayaan kembang api serta tak sedikit pula yang merayakan dengan turun ke jalan.

Menanggapi hal ini, TNI-POLRI serta pihak Pemda Kabupaten Lumajang pun telah menyiapkan sebanyak 281 personil untuk mengamankan wilayah Lumajang selama malam takbir, petugas akan disebar di beberapa titik serta melakukan penyekatan guna menahan warga luar Kota Lumajang yang akan memasuki Kota Lumajang agar memutar balik ke rumah nya masing masing. Selain itu, Tim Cobra Polres Lumajang juga turut berpatroli dengan menggunakan roda dua untuk melakukan tindakan preventif.

Di wilayah timur dan utara, petugas mulai menyekat di simpang 4 Samsat, simpang 3 Jalan Brantas, simpang 3 JLT Tukum, simpang KTL 1 dan simpang 3 ringin. Sedangkan untuk wilayah barat dan selatan, petugas mulai menyekat di depan stadion sisi barat, simpang 3 Panjaitan, simpang 3 PPP,simpang 4 Klojen, simpang 3 KTL II, serta depan GM Labruk.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menghimbau warga Lumajang agar tak merayakan malam takbir dengan turun ke jalan.

“Saya menghimbau kepada warga agar tak turun ke jalan dalam perayaan malam takbir kali ini. Selain membahayakan karena sesuai prediksi akan banyak warga yang akan di jalan, juga mengurangi resiko hal – hal yang tidak diinginkan. Saya menyarankan jika memang ingin menggemakan takbir, lebih baik dilakukan di masjid – masjid setempat” terang Arsal.

Kapolres pun mengatakan bahwa dalam pengamanan malam ini, dirinya akan langsung memantau situasi di lapangan.

“Saya sendiri malam ini akan turun langsung dalam mengamankan malam takbir. Mulai sore hari petugas juga telah siap di titik –

titik tertentu untuk menyekat pergerakan massa. Hal ini adalah usaha kami agar konsentrasi massa tak hanya di Kota Lumajang” Pungkasnya (nzr/war).