BangkalanJatim

Festival Musik Patrol dan Daul Dugdug Hibur Warga Bangkalan

Bangkalan, Wartapos.id – Festival Musik Patrol dan Daul Dug-Dug kembali menyemarakkan Ramadan 1440 Hijriah di Kabupaten Bangkalan. Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Letnan Abdullah, Kecamatan Bangkalan pada Sabtu (25/05/2019) malam.

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron dengan didampingi Wakil Bupati Bangkalan, Drs. H Mohni, MM serta jajaran Forkopimda, antara lain Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan SIK MH, Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0829/ Bangkalan, Danlanal Batuporon yang di wakili oleh Pasiintel, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab ikut menyaksikan tampilan para peserta festival musik patrol dan daul dug-dug tersebut.

Sebanyak 28 (Dua puluh delapan) peserta ikut ambil bagian dalam festival musik patrol dan daul dugdug dan tampil sebagai peserta festival musik patrol, sedangkan 5 (lima) peserta lainnya berkompetisi dalam musik daul dugdug.

Sebelum melepas keberangkatan peserta, Ra Latif, sapaan akrab bupati, dalam sambuatannya menegaskan, gelar festival musik patrol dan daul dug-dug yang diagendakan rutin setiap kali bulan suci Ramadan tiba. pada hakekatnya merupakan upaya pemkab untuk melestankan kebudayaan khas daerah. Khususnya budaya berbasis tatanan tradisi Islami.

“Sejak tempo dulu, musik patrol yang biasanya menggunakan alat musik tradisional thuk-thuk, serta beberapa jenis alat musik lainnya. sudah kaprah dimainkan oleh masyarakat kota dan pedesaan. Itu rutin dilakukan setiap malam disepanjang bulan suci Ramadhan,” ungkap Ra Latif.

Biasanya, musik patrol yang dimainkan oleh lima sampai 10 personal mulai blusukan keliling perkampungan pada kisaran pukul 01.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB (Dini hari). Tujuannya, melalui alunan rancak musik patrol. kadang juga disisipi oleh kumandang lagu-lagu daerah. para pemain musik patrol ingin membangunkan warga. sekaligus mengisyaratkan bahwa waktunya makan sahur sudah tiba. “Jadi musik patrol punya misi luhur keagamaan.” tandas Ra Latif.

Realita itu, menurut Ra Latif. juga membuktikan tentang keguyuban. kerukunan, serta tali persaudaraan di lingkungan komunitas umat Islam. Itu sebabnya, keberadaan musik patrol yang hingga kini tetap berkembang marak disetiap perkampungan lini pedesaan dan kecamatan itu, harus tetap dipelihara, dijaga dan dikawal kelestariannya.

Termasuk musik tradisional daul dug-dug dengan kelengkapan alat musik khasnya, seperti thuk-thuk, dug-dug. ghul-ghul, seronen, tuning, ketuk kenang, gendang, kempul. gong serta ragam perkusi musik khas lainnya. juga wajib diperlakukan sama. Yakni mesti dijaga kelestariannya.

“Salah satu caranya. ya melalui gelar festival musik patrol dan musik daul dug-dug, seperti yang kita laksanakan malam ini. Makanya, rutinitas egande kegiatan seperti ini. harus tetap kita laksanakan berkesinambungan dari tahun ke tahun,” pungkas Ra Latif.

Seusai menyampaikan pesan dan harapannya. Ra Latif melepas keberangkatan peserta festival musik patrol dan peserta daul dug-dug. Mereka, secara berurutan menelusuri rute sepanjang Jalan A Yani. Jalan Panglima Sudirman. Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Trunojoyo, Jalan lokotole, Jalan Mayjen Sungkono dan kembali masuk ke Jalan Letnan Abdullah sebagai finish.

Tampilan masing-masing peserta melalui kemahiran mereka memainkan perangkat alat musik patrol dan daul dug-dug, tidak hanya menghibur ribuan publik yang menonton aksi mereka dari sisi kanan-kjri trotoar rute jalan yang dilalui. Lebih dari itu. alunan suara musik dari masing-masing peserta yang rata-rata kompak, rancak dan dinamis, benar-benar menawarkan pesona tersendiri.

Tidak hanya itu. lantunan irama musikyang kadang diin’ngi dengan gerakan-gerakan kompak. lucu dan kocak dari para pemain musik patrol. juga menjadi suguhan hiburan yang tak kalah menggelitik. Sungguh hiburan gratis yang tidak membosankan.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron saat ditemui usai melepas keberangkatan peserta festival musik patrol dan daul dug-dug menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap festival tahunan ini. “Semoga Bangkalan bisa terus aman dan nyaman,” harapnya.

Menanggapi peserta yang menampilkan teatrikal antara Jokowi dan Prabowo, Ra Latif berharap agar betul-betul seperti itu. Berangkulan, bahu – membahu membangun Indonesia ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, SIK, MH menyampaikan,”Melalui festival ini masyarakat diharapkan ikut menjaga wilayah supaya tetap kondusif. Saling mendukung supaya Bangkalan tetap aman dan kondusif pasca pengumuman KPU secara nasional,” tutur Boby (sapaan akrab Kapolres Bangkalan).

Boby juga mengajak masyarakat bekerja sama mengelola kamtibmas. “Kami mengimbau agar tidak mudah terprovokasi atau terpancing terkait berita kerusuhan pada 22 Mei. Harus cerdas menggunakan medsos,” harapnya. (San)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button