Tidak Kuorum, Agenda Rapat Paripurna DPRD Ditunda Tanpa Batas Waktu

Bangkalan, Wartapos.id  – Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan yang sedianya menggelar rapat paripurna DPRD pada Kamis (16/05/2019) siang terpaksa di tunda. Berdasarkan usulan dari beberapa anggota dewan yang hadir dan dengan kesepakatan forum, ketua DPRD Kabupaten Bangkalan yang bertindak sebagai pimpinan rapat Paripurna, Imron Rosyadi, SE, M.Si memutuskan bahwa rapat paripurna tersebut ditunda. Imron menjelaskan, alasan ditundanya paripurna tersebut karena tidak Kuorum (tidak terpenuhinya jumlah minimum anggota yang dipersyaratkan harus hadir) dan diambil keputusan menunggu Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Bangkalan mengagendakan kembali dengan waktu yang tidak ditentukan.

Paripurna tersebut rencananya mengagendakan pembahasan tentang Penyampaian Laporan Bapemperda, Komisi A dan Komisi D, dalam rangka pembahasan Raperda Inisiatif DPRD tentang Pencabutan Perda Nomor 15 Tahun 2013 tentang Reklamasi Pesisir di Wilayah Kabupaten Bangkalan, penyelenggaraan Rumah Kos dan Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Ditemui seusai menutup rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Imron Rosyadi, SE, M.Si menyampaikan,“Karena laporan sekretariat bahwa daftar hadir hanya 20, padahal minimal harus 26 orang anggota dewan untuk Kuorum,” terangnya.

“Ya, sesuai usulan anggota karena tidak kuorum, kemudian diusulkan untuk dijadwal ulang di badan musyawarah (Bamus), ya kita ikuti,” imbuhnya.

Imron menyampaikan bahwa dirinya akan mengembalikan kepada masing-masing fraksi untuk menghadirkan anggotanya. “O iya, tetap. Fraksi bertanggung jawab atas anggota masing masing. Ya kan yang punya kewenangan anggota kan dari masing masing fraksi,” ujarnya.

Menurutnya, Mekanisme dan syarat terus berjalan. Oleh karena itu, Imron berharap kinerja anggota dewan kedepan tetap maksimal,“Karena perda ini dengan mekanisme yang baru ada fasilitasi gubernur, ini sudah panjang, terus ditambah internal.
Ya ini internal aja, yang tidak Kuorum.” Tutupnya mengakhiri wawancara. (San)