Tokoh Bangkalan Menolak Adanya People Power Karena Perbuatan itu In-konstitusional

“Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan, KH. Makki Nasir

Bangkalan, Wartapos.id – Maraknya gerakan yang menyuarakan “people power” atau pengerahan massa yang beberapa waktu terakhir ini ramai dibicarakan baik melalui media sosial Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp atau melalui media sosial lainnya, membuat tokoh Bangkalan, Madura angkat bicara memberikan himbauan serta arahan.

Ditemui di Kediamannya, Senin (13/05/2019) Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangkalan, KH. Makki Nasir memberikan himbauan kepada masyarakat agar supaya didalam berdemokrasi tetap berasaskan demokrasi Pancasila.

“Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang berketuhanan, ber – etika dan berkesatuan,” tutur KH. Makki Nasir yang kemudian melanjutkan himbaunya, “Oleh karena itu, mari kita jaga kesatuan Republik Indonesia ini dengan menjaga Konstitusi yang ada di negara kita,”ajaknya.

“Terkait dengan Pemilu 2019, kita salurkan Aspirasi kita melalui jalur yang sesuai dengan konstitusi,” imbuhnya.

Adanya pengerahan massa atau people power terkait dengan hasil pemilu 2019, KH. Makki Nasir menyatakan dengan tegas menolak dan tidak setuju.

“Saya menyatakan dengan tegas menolak dan tidak setuju. Karena hal ini rentan dengan hal yang tidak baik di masyarakat.” Tegasnya.

KH. Makki Nasir memberikan himbauan agar semua pihak tetap tenang dan menahan diri menunggu proses rekapitulasi KPU selesai serta menghormati hasil keputusan KPU.” Tutur KH. Makki Nasir menutup himbaunya. (San)