tanggul penahan air DAM Kali Asem yang jebol dan membanjiri lahan serta pemukiman warga
tanggul penahan air DAM Kali Asem yang jebol dan membanjiri lahan serta pemukiman warga
Lumajang Wartapos.id – DAM sungai Kali Asem di Gambiran jebol akibat tergerus aliran sungai hingga menyebabkan 1 ha lahan dan beberapa rumah tergenang air, jebolnya tanggul tersebut bukan hanya di karena hujan lebat yang turun semalam selasa (06/11) dini hari yang intensitanya cukup tinggi, namun diduga juga karena ada kesalahan atas bangunan DAM tersebut, padahal bangunan DAM Gambiran Kali Asem ini baru slesai dikerjakan 6 bulan yang lalu, sekarang sudah jebol.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lumajang yang turun langsung ke lokasi DAM, menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan PSDA Propinsi dan akan segera melakukan perbaikan.
“Ini kan awal musim hujan, jadi kemarin itu hujan di hulu deras sekali yang menyebabkan debit air yang masuk ini menjadi sangat besar sehingga kemarin yang sudah PSDA lakukan penanganan di DAM boreng ini tergerus air bawahnya, kami sudah koordinasi dengan PSDA, mulai hari ini teman – teman dari PSDA dibantu sama dinas PU akan mulai mengadakan perbaikan” jelas Hadi. Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lumajang, ir Hadi
Lebih jauh Hadi menyampaikan, Untuk menghindari rembesan air yang sudah terjadi hari ini di geronjong, yang lainnya saya kira tidak masalah pekerjaan kita, hanya saja ada gerusan air di bawah geronjong hingga airnya mengalir ke samping geronjong, jadi hari ini teman – teman PSDAPropinsi, mungkin paling telat dua hari sudah mendatangkan alat untuk perbaikan.
“Ini bangunan 2017, kita bagi tugas, teman – teman PSDA propinsi yang memperbaiki geronjongnya, yang DAM nya dinas PU, yang jebol ini geronjongnya, jadi gini di propinsi jawa timur sudah dilaporin oleh teman – teman Pemda ke pak gubernur, mungkin ada penanganan darurat tentang geronjong yang sudah tergerus”.Ungkapnya.
Sementara itu di hubungi via telp Kasie Pemeliharaan DPUPR Provinsi Jatim Prabowo menyampaikan bahwa pihaknya sudah pernah menyarankan untuk geronjong sebaiknya diberi penahan cor atau mantel karena tanpa mantel gronjong akan cepat rusak.
“Saya sudah menyarankan agar geronjong diberi penahan cor atau mantel agar tidak cepat rusak dan lebih kuat, tetapi hal itu tidak dilaksanakan” Ucapnya.
Karena kewenangan pelaksanaan saat itu ditangani Pemkab Lumajang, pihaknya mengaku tidak dapat ikut campur terlalu jauh. “Boleh dicek dan konfirmasi ke pihak terkait di Pemkab,” Tuturnya sembari menutup telp”. (nzr)