
Surabaya, Wartapos.id – Berdiri sejak tahun 1959, SMK 45 atau yang dijuluki STMJ “Sekolah Tekhnik Menengah Jojoran” ini tidak pernah berhenti membuat prestasi. Ditemui di sela-sela prepare upacara MPLS (16/18) Drs. Agus Santoso, WAKA Kesiswaan berujar bahwa tidak sedikit murid yang diterima di perguruan tinggi, mengingat banyaknya prestasi yang diukir maka tidak sulit bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 
Tidak hanya itu, banyak perusahaan swasta yang menginginkan anak didik SMK 45 agar bisa dipekerjakan di perusahaan mereka, bahkan adapula yang diminati perusahaan swasta di Jepang. Agus menambahkan “murid kami yang berada di Jepang pun ada yang telah sukses, dengan gaji 27jt per bulan serta fasilitas yang menjanjikan telah diperoleh”, hal itu juga yang mendorong dan mengispirasi para murid baru untuk mendaftarkan diri di SMK 45. Sebanyak 332 siswa yang terdiri dari 330 siswa laki-laki dan 2 siswi perempuan yang terbagi dalam 10 gugus memadati tempat upacara. SMK 45 sebelumnya bernama STM 45 didirikan oleh Yayasan Pendidikan Teknik pada tahun 1959 dengan akta notaris Gusti Johan yang berkedudukan di Surabaya.
Pada saat itu STM 45 masih belum mempunyai gedung sendiri dan masih mendompleng di gedung SD yang terletak di pasar turi Surabaya. Kegiatan belajar mengajar di STM 45 dilaksanakan sore hari karena ruang kelasnya bergantian dengan siswa SD. Dan pada saat itu STM 45 mempunyai 3 jurusan yaitu Bangunan, Listrik & Mesin, serta banyak menerima siswa- siswa yg berstatus karyawan/pegawai yang ingin melanjutkan pendidikannya. Pada tahun 1980-an STM 45 sudah bisa mempunyai gedung sendiri yang terletak di jalan Jojoran 1 /46 Sby dan berubah nama menjadi SMK 45 yang mempunyai 4 jurusan keahlian yaitu: Bangunan, Permesinan, Listrik dan Otomotif. Semua jurusan masing2 telah terakreditasi ” A” oleh Badan Akreditasi Nasional.
Disampaikan oleh Heri Purwanto, S.Pd. Kepala SMK 45 Surabaya bahwa SMK 45 sudah benar-benar memenuhi visinya dengan menjadikan SMK45 sebagai unggulan yang berbasis kompetensi dibidang teknologi terpadu serta mampu bersaing kompetitif terhadap kebutuhan industri di Era Globalisasi. Berbagai lomba juga sudah sering dimenangkan, diantaranya juara, 1 SNC Kopetitor ASEAN Skills Competition X 2013. (ADMS/ADV)




