GresikJatimPemerintahan

Dua Desa di Kecamatan Kebomas Melaksanakan Ujian Perangkat Desa

P3D dan peseeta dari Desa PrabanganGresik, Wartapos. Id.  Selasa, 13/3/2017 desa Prabangan dan desa Giri kec Kebomas kab Gresik. Panitia Penjaringan perangkat Desa (P3D) melakukan ujian tulis untuk peserta calon perangkat desa. Dari desa Prabangan diikuti oleh 12 peserta, yang dibutuhkan 3 jabatan. 1 jabatan kasi pemerintahan diikuti 5 orang peserta, 1 jabatan kaur perecanaan diikuti 3 orang peserta, 1 jabatan kaur keuangan diikuti 4 orang peserta. Sedangkan desa Giri diikuti oleh 32 peserta yang dibutuhkan 4 jabatan dari 1 jabatan kasi pemerintahan diikuti 8 orang peserta. 1 jabatan kasi kesra diikuti 7 orang peserta. 1 jabatan kasi pelayanan yang diikuti 10 orang peserta dan 1 jabatan kaur tata usaha atau umum yang diikuti 7 orang peserta

Hasil dari ujian desa Prabangan Supriyati kasi pemeritahan dengan nilai 71, Lili Tri Utami kaur perencanaan dengan nilai 69,  Maya Olivia Ardiamti kaur keuangan dengan nilai 73.

Hasil dari ujian desa Giri Nur Diana Rahmawati kasi pemeritahan dengan nilai 69, Muhammad Zainal Abidin kasi kesra dengan nilai 76, Fitrotul Mahmudah kasi pelayanan dengan nilai 67, Nur Alifah dengan nilai 74. Acara tersebut dislengarakan oleh ketua P3D bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Gresik.

P3D dan peserta dari desa Giri

Diakhir acara awak media mendapat keterangan dari sekretaris tim P3D desa Giri “Acara ini kami bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Gresik dengan biaya Rp 350.000, persoal/perpeserta itu sudah termasuk tempat,komsumsi,materisial apabila ada pengulangan bila dari peserta yang nilainya belum memenuhi persyaratan atau dibawah nilai 60.

Seperti terjadi didesa Prabangan ada yang nilainya kurang dari 60, hari ini juga langsung diadakan tes ulang, jadi tidak ada kekawatiran ada kebocoran soal” itu turur kata dari Laila Mukhibbah. Memang sangat beda sekali dengan ujian perangkat desa  yang sudah diselengarakan oleh P3D desa-desa yang lain yang bekerjasama dengan PT. Media Hati.

Dari biaya anggaran dan waktu lebih hemat, karena P3D menggunakan dana APBDes dan dana tersebut adalab uang rakyat. (Bs)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button