Terlihat Kebenaran Pada Sidang Chin Chin, Bukti Bukti Menunjukan Kemenangan

Suasana Penyerahan bukti tambahan pada sidang RUPS-LB PT BCM

Surabaya, Wartapos.id  Lanjutan perkara gugatan Trisulowati (Chin Chin) terkait Persoalan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Blauran Cahaya Mulia (BCM), Pada Sidang kali ini memasuki agenda tahap kesimpulan di Pengadilan Negeri Surabaya, Pasca pada tergugat 13 PT Bandara Mega Wiratama (BMW) menyerahkan bukti tambahan.

Dimana, Maxi Sigarlaki,SH,MH selaku hakim ketua telah menyebut putusan atas gugatan perdata itu akan dibacakan minggu depan, “Kita dibatasi waktu, namun majelis hakim tetap akan komitmen untuk mengambil putusan minggu depan, meski harus mengetik berkas putusan kurang lebih 400 halaman. Sidang ditundah hingga tanggal 28 Meret 2018 dengan agenda putusan,” terang Maxi pada Rabu, 7/3 di Pengadilan Negeri Surabaya.

Selesai akhir sidang, Anthony Djono,SH,MH selaku kuasa hukum penggugat (Chin Chin) menjelaskan, bahwa berdasarkan fakta-fakta persidangan pihaknya meyakinkan seluruh permohonan gugatannya bakal dikabulkan oleh majelis hakim, “Kami sangat yakin gugatan akan dipenuhi, sebab sedikitnya ada 4 perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tergugat dan itu terbukti semuannya”, beber pengacara asal Medan.

Lanjut Anthony, pada keempat perbuatan melawan hukum itu yang pertama, uang PT BCM terbukti (semua) atau sebagian besar masuk ke Rekening pribadi Gunawan Angkawidjaja, lantas uang dipakai untuk membeli barang barang pribadi, seperti aset, tanah dan segala macam.

Yang kedua adalah panggilan RUPS-LB PT BCM, sesuai keterangan saksi ahli dan saksi fakta mengatakan jumlah harinya kurang, “Jangka waktu pemanggilannya kurang, jadi sudah pasti itu melawan hukum,” tambah anthony.

Kendati, pada perbuatan melawan hukum yang ketiga, Anthony pun menjelaskan bahwa ditemukannya banyak sekali keterangan-keterangan yang tidak benar, dalam agenda RUPS-LB tersebut, “Seperti (Chin-Chin) dituduh mencuri sertifikat, ternyata sertifikat ada di bank, ada di PWU, itu kan sudah jelas melawan hukum. Menurut keterangan ahli Ratna mantan perumus undang undang perseroan terbatas, kalau ada keterangan benar di RUPS, maka itu RUPS tersebut bisa dibatalkan”,jelas ahli.

Selain itu, anthoy pengacara muda menambahkan, karena tidak dijalankannya amanat pasal 105 ayat (2) Undang-Undang No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT), yang menyatakan bahwa direksi yang akan diberhentikan wajib diberikan kesempatan untuk membela diri,

“Namun dalamfakta di persidangan membuktikan, penggugat sudah datang ke gedung Empire Palace, namun di duga dihalangi oleh pegawai atau security, dimana sesuai keterangan saksi adalah orang suruhan “Gunawan”. Itu berarti direksi tidak diberikan kesempatan membela diri sesuai amanat UUPT tersebut,” kata anthony.

Perlu diketahui, usai dinyatakan tidak bersalah dalam perkara pidananya, Chin Chin mengajukan gugatan perdata melalui PN Surabaya atas pelaksaan RUPS-LB yang digelar Gunawan Cs.

Selain Gunawan banyak pihak lain masuk daftar sebagai turut tergugat. Antara lain adalah PT BCM selaku tergugat 2, Purnawirawan Polri Saud Usman Nasution selaku tergugat 3, Edward Suharto Joyo Santoso selaku tergugat 4, Budi Santosa selaku tergugat 5, Soegiharto Angka Widjaja selaku tergugat 6, Rachmat Suharto alias Steven Roy selaku tergugat 7, Notaris Wachid Hasyim selaku tergugat 8, Teguh Suharto Utomo selaku tergugat 9, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI cq Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum selaku tergugat 10, Kantor Pertanahan Kota Surabaya II selaku tergugat 11, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang selaku tergugat 12, PT Bandara Mega Wiratama selaku tergugat 13 dan Kantor Pertanahan kota Administrasi Jakarta Barat selaku tergugat 14.(JS)