Gresik: Tidak Lulus Tes Seleksi Perangkat Peserta Asal Desa Jono Komplain di Medsos

Gresik, Wartapos.id – Pelaksanaan seleksi perangkat desa serentak yang di Adakan oleh pemerintah Desa sekecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang di adakan di Universitas Negeri Surabaya dengan sistim Computer Assisted Test (CAT) mendapat protes salah satu peserta tes.
Salah satu peserta tes Desa Jono kec, Cerme, Fajar Nuch Hadi melontarkan tulisan komplain di media sosial. karena ketidak puasannya dengan nilai hasil seleksi yang di peroleh, Untuk merebut kan posisi kasi perencanaan , fajar nuch hadi bersaing dengan teman satu desa nya yaitu sudartik dan arumiati ningsih, dan saat itu nilai hasil seleksi Arumiati ningsih (1) dengan nilai 69, fajar nuch hadi (2) dengan nilai 47 serta Sudartik (3) dengan nilai 15.

Kepala Desa Jono Asrun kec, cerme, kab gresik ketika di konfirmasi wartawan wartapos menyebutkan bahwa pelaksanaan dan hasil seleksi murni pihak penyelengara seleksi di universitas negri surabaya dan kami (kades jono asrun) menyebutkan bahwa pemerintah desa tinggal terima salinan nilai hasil seleksi dari penyelenggara test universitas negri surabaya bahkan sebelum acara seleksi di selenggarakan kami mengadakan tasyakuran bersama dengan biaya saya pribadi,”tegasnya.

Dikesempatan terpisah Suyono selaku ketua P3d (panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa) menyebutkan bahwa kami menjalan kan prosedur sudah sesuai dengan perbup no 19 thn 2017, mulai dari pendaftaran pengumpulan berkas tes hingga penetapan perangkat yang bedasar kan nilai tertinggi.
- JIIPE Jadi Sorotan ,Danrem Pastikan Keamanan12 Mei 2026
- Pengembangaan Kepariwisataan Di Kawasan Bromo Tengger Semeru20 Desember 2017
“Karena kami P3D, perangkat desa dan kepala Desa Jono berkomitment akan menjalankan tanggung jawab ini dengan jujur dan adil,” terangnya.
Sementara Ketika wartawan wartapos menuju rumah Fajar, kebetulan tidak ada di rumah, dan bertemu dengan kepala Dusun Jono ia mengatakan saat ini Fajar Nuch Hadi tidak ada di rumah,” katanya.
Sampai berita ini di terbitkan wartawan wartapos belum bisa menemui Fajar Nuch Hadi. (yud)





