EkonomiJatimPelangiSurabaya

Polemik Pasar Sememi Di Hearing Oleh Dewan Komisi B Kota Surabaya

 

Ruangan sidang Dewan Kommisi B Surabaya
Ruangan sidang Dewan Kommisi B Surabaya

Surabaya, Wartapos.id

Senin,4/12/2017 anggota dewan komisi B Surabaya mengelar Hearing, yang dipimpin langsung oleh Mazian Mansur ketua , wakil,sekretaris dan anggota yang ada di komisi B dihadiri oleh 1.Dinas Koperasi dan UMKN  (Anik Kustiana)  2. Dinas Perhubungan (Dwi Djaya w)  3. Camat Benowo (Muslik H)  4.Paguyuban Pedagang Pasar Sememi/P3S (Hamedi,Wandi Angara,Abdul Hakim,Kusaini)  5. Para Pedagang.

Dari keterangn Hamedi perwakilan dari P3S “adanya ketidak adilan ketika ada yang dulunya 42 stan menjadi 40 stan, gesekan horisontl itu terjadi karena adanya masuknya 53 stan dari luar kota Surabaya “ . Dari tanggapan Muslik H sebagai camat Benowo “Disitu saya tidak ada kepentingan untuk mencari keuntungan sedangkan ucapan terimakasih dari pedagang saja tidak saya dengar “.

Anik Kustina dari dinas kopersi memberi penjelasan “Semua pasar yang ada di Surabaya itu dikelo oleh dinas koperasi, itu tujuanya untuk meningkatkan PAD kota Surabaya”. Dari DISHUB “Terkait pengelolaan parkir di pasar Sememi itu permintaan dari surat dinas koperasi. Kami sudah koordimasi dari 13 orang yang diajukan akirnya disepakati adalam forum rapat menjadi 8 orang, dan ada usulan tambah 2 orang lagi. Semua tidak ada masalah karena kami juga ingin memberdayakan masyarakat lingkungan sekitar itu yang penting itu hasil dari kesepakatan rapat. Dan masalah pembagihan dari hasil parkir itu juga disepakati” itu tuturkata dari DWI d jaya W.

Dari pertemuan tersebut Mazian Mansur ketua komisi B menyarankan kepada Camat untuk mengumpul semua pihak  biar semua pihak terakomudir jadi tidak ada pihak-pihak yang dirugikan biar permasalahan cepat selesai. Teryata dari notulen rapat tidak disebut atau dihilangkannya  P3S, Padahal yang mengajukan untuk diadakan hering di dewan itu adalah P3S.

“Tentang penghapusan P3S dari Hasil notulen rapat itu  hak mereka, karena fungsi dari paguyuban adalah  bagaimana cara para pedagang bisa meningkatkan penghasilanya, merukunkan biar tidak ada gesekan antar pedagang dan apabila ada pedagang yang mendapat kesusahan kita akan mencarikan solusinya. Mereka itu tidak tau keluh kesah para pedagang” itu yang disampaikan oleh ketua paguyupan pedagang pasasar sememi diusai pertemuan. (Bs)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button