Pawai Ta’aruf Desa Putren Meriahkan Tahun Baru Muharam 1439 H

 

Nganjuk, Wartapos.id

Bulan Muharam atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Bulan Syuro merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah, tahun ini bulam Muharam jatuh pada tanggal 24 September 2017, bulan Muharom memiliki keagungan yang sangat tinggi, Muharam berasal dari kata yang dalam bahasa Indonesia “ Diharamkan” atau dipantang yaitu dilarang melakukan peperangan atau pertumpahan darah makna tersebut menandakan bahwa bulan Muharam akan menjadi yang damai bagi seluruh umat, momen tahun baru Muharam merupakan sarana untuk memperkokoh ukuah islamiyah ( Persaudaraan ) sehingga dapat menghindari perpecahan dan perbedaan pemahaman sesama umat, kedatangan bulan Muharam juga menambah kebahagian bagi kaum dhuafa, pada bulan ini disunahkan untuk memperbanyak sedekah dan menyantuni anak yatim.

Dalam rangka memperingati hari besar islam 1 Muharam 1439 H Masyarakat Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk pada hari ini  (24/9) merayakan dengan berbagai kegiatan keagamaan diantaranya Gebyar Pawai Ta’aruf yang diikuti TPQ dari Muslimat AL-Huda Ngrandu, Miftahul huda Ngrandu, i’anatul rohmal, Muslimat Sugihan, AL-arfiah Ngarandu, Al-Iklas Ngrandu , AN-nasir Bulu, Hidayatul Mubtadiin Putren , Mintahul Huda Bulu, Roudotul Jannah,Sugihan dan Al-Qodar Bulu, Selain gebyar pawai pemerintah Desa Putren juga menggelar acara santunan anak yatim piatu dan pengajian umum oleh KH.Ir. Nurhisan dari Kediri dilanjutkan penyerahan piala pawai Ta’aruf oleh kepala Desa Putren.

Dikatakan oleh kepala Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk Nidi Basuki kegiatan ini digelar sebagai bentuk ketaqwaan umat islam dalam menghormati jasa-jasa para ulama’ pewaris Nabi yang telah memberikan cahaya terang sebagi langkah hijrah dari zaman kegelapan menuju jaman terang benderang, masyarakat melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan menguatkan ukuwah islamiyah dan bisa dijadikan ajang silaturahmi antar desa Putren, peringatan 1 Muharam ini juaga sebagai media pendidikan bagi anak-anak generasi penerus untuk diperkenalkan sejarah dan budaya. ( Zi )