Jalan Poros Desa Masih Perawan

Ketika Peran Mediator Terkekang Oleh Kualitas SDM Perangkat Desa, egoizem, leterleg saklek, kolot dan apakah harus adu otot dengan bangsa kita sendiri ??..

 

Wartapos, Gresik
Apa yang akan anda sampaikan ketika berjumpa Bapak Bupati, melihat kondisi insfrastruktur pertanian saat ini?..( tanya awak media Wartapos kepada para petani). Tentu akan saya sampaikan bahwa insfrastruktur pertanian diwilayah ini sangat perlu diperhatikan, (jawab para petani).

Kalau Esensi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Menjadi Tujuan Dibentuknya Negara, Apakah Harus dengan Rakyat Menengadah Untuk Mendapat Kehidupan Yang Layak ??…

Nasib, tidak harus menjadi buaian bagi rakyat untuk senantisa ikhtiar, lalu sabar bukan solusi bagi pemerintah dalam menjalankan kinerja, namun tabiat yang melena terlanjur mengkontaminasi maindset oleh kemerdekaan semu bagi rakyat Indonesia.

Kades Slempit beserta perangkat desa saat mengevaluasi SPPT di pendapa desa.
Kades Slempit beserta perangkat desa saat mengevaluasi SPPT di pendapa desa.

Bermula dari pelaporan dan pengaduan yang diterima awak media Wartapos tentang pengajuan proposal rehab insfrastruktur desa / jalan poros kabupaten desa Mojowuku, sebagai penopang perekonomian berlarut-larut belum mendapat respon yang memuaskan.

Tadah hujan, kondisi geografis wilayah Kecamatan Kedamean, apakah harus rakyat sebagai penguasa hakiki terhuyung-huyung oleh program yang tak tentu arah, bertahun-tahun rakyat belum merasakan kemerdekaan yang hakiki namun pekerjaan pemerintah masih juga penuh tanda tanya.

Seperti yang telah terhimpun oleh awak media Wartapos beberapa bulan terakhir diwilayah Kecamatan Kedamean, Gresik setelah kondisi cuaca yang ekstrem saat ini. Kecamatan Kedamean Gresik sebagai notaben wilayah tadah hujan dengan kepadatan penduduk mayoritas bekerja sebagai petani.

Apakah peran media harus senantiasa mengkonstruksi opini masyarakat untuk semakin tidak percaya terhadap proses penyelenggaraan pemerintahan dengan banyaknya insfrastruktur yang kurang memadahi ??…

Karya Jurnalistik Tidak Meluluh Berupa artikel, namun diplomasi, konfirmasi, klarifikasi serta investigasi terpersepsikan sebagai sebuah intimidasi, maka kegelisahan personalitas para penyelenggara pemerintah menjadi taruhannya, seperti sikap dari pemerintah Desa Turi Rejo yang pesimis terhadap kehadiran awak media Wartapos.

Apa yang salah dan bagaimanakah yang benar ketika peran para mediator terkekang oleh kualitas SDM perangkat desa, atas jawaban yang merendahkan serta merehkan peran media oleh perangkat Desa Turi Rejo bahwa Bpk . Suparno selaku anggota DPRD Kab. Gresik Komisi A tentu lebih mengerti atas kondisi jalan poros desa tersebut.

Dua Kali awak media Wartapos berkunjung ke Desa Turi Rejo dengan tidak mendapatkan respon yang manusiawi, egoizem, leterleg saklek, kolot, apakah harus adu otot dengan bangsa kita sendiri ??..

Wong Kades Ibu. Sumarni sendiri selaku isteri dari Bpk. Suparno anggota DPRD Kab. Gresik Komisi A yang mengarahkan awak media Wartapos untuk melihat kondisi terkini jalan poros desa Slempit yang menghubungkan ke Desa Turi Rejo – Desa Tulung belum juga tersentuh pembangunan sama sekali atau masih perawan. (Sa)