Jatim
Baru Sehari Kesepakatan Akses Jalan Truk Pasir Dibuka, Kini Ditutup Kembali Oleh Bupati

Lumajang Wartapos.id – Baru sehari kemarin (senin,18/02/2019) mencapai kata sepakat, perselisihan antara warga Dusun Uranggantung Desa Jarit Kecamatan Candipuro Lumajang dengan sejumlah sopir truk pasir tambang, dimana sejumlah sopir truk meminta portal yang ditutup sebagai jalan utama angkutan pasir untuk dibuka karena jalan tambanng yang dijanjikan oleh Pemkab Lumajang juga belum selesai, setelah melakukan musyawarah disalah satu rumah warga dusun Uranggantung akhirnya menemukan kata sepakat yang dituangkan dalam perjajian bersama dan ditanda tangani oleh semua pihak yang berwenang.
Dalam perjanjian tersebut mencapai kata sepakat diantaranya ;
1. Jangka waktu jalan yang dilalui armada truk pasir selama tiga (3) bulan terhitung sejak 18/02/2019 – 18/05/2019.
2. Waktu dilaluinya armada truk pasir dibuka pukul 08.00 wib sampai dengan ditutup pukul 17.00 wib terkecuali untuk hari jum’at pukul 11.00 wib s/d 13.00 wib ditutup (ibadah sholat jum’at)
3. Jarak pemberangkatan antara armada truk pasir (truk yang satu ke truk yang lainnya) selama 1 menit 30 detik.
4. Apabila ada armada truk pasir yang melanggar ketentuan kesepakatan diatas, aparat masing – masing Desa (Jarit dan Jugosari) berwenang menghentikan aktivitasnya sampai dengan armada tersebut memenuhi waktu kesepakatan.
5. Apabila sampai batas tenggang waktu tanggal 18 mei 2019 jalan alternatif tambang belum selesai, maka tanggal 19 mei 2019 kedua belah pihak bersama masyarakat melakukan penutupan bersama.
6. Terkait adanya jalan berlubang, kedua belah pihak beserta masyarakat sepakat untuk tidak melakukan perbaikan jalan/pengurukan/pengebrukan.
7. Armada truk pasir (sopir) wajib mendahulukan pengendara umum.
Perjanjian bersama tersebut dibacakan langsung oleh Mahmudi Kepala Desa Jugosari dihadapan sejumlah sopir truk dan masyarakat dusun Uranggantung dan selanjutnya portal dibuka untuk armada truk pasir sesuai kesepakan bersama.
Namun portal jalan tersebut kembali ditutup (selasa 19/02/2019) setelah Bupati Lumajang Thoriqul Haq M.ML bersama Kapolres Lumajang AKBP DR Arsal Sahban melakukan sidak kelokasi dan melakukan dialog bersama sejumlah warga Uranggantung.
Dalam dialognya bersama Bupati, sejumlah warga menyampaikan bahwa sering mendapat intimidasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
“iya pak kami kerap mendapat intimidasi dari orang – orang yang tidak bertanggung jawab” ujar sejumlah warga.
Bupati berjanji akan segera menuntaskan masalah ini dan memutuskan portal ditutup kembali
“Ya sudah portal tutup kembali dan nanti pihak kepolisian yang akan berjaga disini atas perintah pak Kapolres” kata Bupati
“Saya akan kesana menemui para armada, sopir dan juga para pemilik ijin penambang, saya akan bernegosiasi semoga segera tuntas” pungkas Thoriq. (nzr/war)



