Bondowoso

PPDI Bondowoso Berharap Besar Kesejahteraannya Bisa Sesuai dengan Masa Bakti Selama Mengabdi

Bondowoso, Wartapos.id – Pengabdian hal yang perlu di laksanakan oleh setiap bawahan untuk berjalannya suatu organisasi baik instansi pemerintahan atau swasta, lembaga pendidikan atau lembaga keagamaan dan lainnya, sehingga organisasi tidak menga lami hambatan yang nantinya bisa menghasilkan produk pelayanan maksimal. Seperti organisasi peme rintah yang selama ini dianggap oleh sebagian orang pekerjaan yang biasa-biasa saja,tapi bila di lihat dari kacamata pengamat pe merintahan kegiatannya sangat multitalenta,karena melayani masyarakat dari segala unsur dan berbagai urusan yaitu organjsasi pemerintahan desa.

Masyarakat dalam mengurusi akan administrasi awal mula memang harus melalui desa,sebab data-datanya permulaan yang membuat desa,jadi organjsasi pemerintahan merupakan kegiatan yang sangat berat di banding yang lainnya,sebab bersentuhan langsung dengan masyarakat atau disebut ujung tombak pemerintahan indonesia.

Maka dalam hal ini perlu adanya perhatian yang lebjh dari pemerintah indonesia,karena selama inj kurang memuaskan bila dibandingkan dengan pengabdian dan kesejahteraannya seperti yang diucapkan oleh ketua PPDI ( Per satuan Perangkat Desa indonesia) Kabupaten Bondowoso propensi Jawa-Timur WAHYUDI PRASETIO SH. dalam kesehariannya menjabat sebagai perangkat desa,di Desa Sumber Kemuning kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso.

Beliau sewaktu di wawancari oleh wartapos sewaktu istirahat siang di kantornya,yang mengatakan “Saya atas nama persatuan perangkat desa sekabupaten yang berjumlah kurang lebih 2000 lebih bersama dengan persatuan perangkat se indonesia pada umumnya berharap ke pemerintahan agar kesejahteraan perangkat desa bisa sama dengan organisasi pemerintah yang lain seperti gaji ke 13 ( ke tiga belas ) walaupun tidak sama 100 persen,minimal mende kati dalam hal kesamaannya”.

Diakhir wawancara dengan beliau 27/Nop./2018, berharap ke pada pemerintah bisa lebih mem perhatikan akan kesejahteraan perangkat desa yang selama ini kurang sejahtera bila dibandingkan dengan pengabdiannya, tidak balance atau kurang seimbang. (Bd)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button